MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Persiapan Kabupaten Kapuas Hulu menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Kalimantan Barat Tahun 2026 terus dimatangkan. Di tengah keterbatasan anggaran, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kapuas Hulu memastikan persiapan atlet tetap berjalan.
Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) KONI Kapuas Hulu bersama seluruh Pengurus Kabupaten (Pengkab) Cabang Olahraga (Cabor) se-Kapuas Hulu yang digelar pada 27 September 2026 di Sekretariat KONI, Kompleks GOR Uncak Kapuas, Putussibau.
Rakor tersebut menjadi bagian penting dalam mematangkan kesiapan kontingen Kapuas Hulu sebelum berlaga pada Porprov XIV Kalimantan Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 21 November 2026.
Sejumlah agenda dibahas dalam rakor, mulai dari kesiapan masing-masing cabor, penentuan jadwal entry by number, entry by name, entry by address, hingga kelengkapan administrasi atlet dan official.
Selain itu, KONI Kapuas Hulu juga melakukan sosialisasi mengenai perlindungan jaminan sosial bagi atlet yang akan didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
Ketua Umum KONI Kapuas Hulu, Anwar Sanusi, S.Sos, yang akrab disapa Bang Boy, mengatakan persiapan Porprov tahun ini berlangsung dalam kondisi yang berbeda dibandingkan pelaksanaan Porprov sebelumnya.
Dari total 41 cabor yang terdaftar di KONI Kapuas Hulu, tidak seluruhnya dapat difasilitasi untuk mengikuti Porprov XIV 2026.
Menurut Bang Boy, terdapat 11 cabor yang mendapat fasilitasi KONI Kapuas Hulu, yakni FAJI, FPTI, PODSI, PERSAMBI, IPSI, KBI, FHI, HAPKIDO, IKASI, PERKEMI dan MUAYTHAI.
Sementara itu, sebanyak 12 cabor lainnya mengikuti Porprov secara mandiri, yaitu PSSI, TAEKWONDO, PERTINA, PBVSI, E-SPORT, ORADO, PICKLEBALL, PERPANI, PELTI, FUTSAL, PSTI dan PERCASI.
Adapun cabor lainnya belum dapat mengikuti Porprov XIV karena terkendala pembiayaan.
Bang Boy menjelaskan, keterbatasan tersebut tidak terlepas dari kondisi anggaran daerah. Dana Hibah Pemerintah Daerah yang tersedia melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kapuas Hulu hanya sebesar Rp685 juta.
Dana tersebut diperuntukkan bagi cabor yang pembiayaannya difasilitasi melalui KONI Kapuas Hulu.
Kondisi ini berbeda cukup jauh dibandingkan Porprov XIII Kalimantan Barat tahun 2022 lalu. Saat itu, Dana Hibah Pemerintah Daerah yang diterima mencapai Rp3,320 miliar dan mampu mengikutsertakan 30 cabor olahraga prestasi.
Selain itu, terdapat dua cabor eksibisi mandiri, yakni FAJI dan HAPKIDO.
“Ini memang menjadi tantangan bagi kita. Dengan kondisi anggaran yang terbatas, tentu tidak semua cabor bisa difasilitasi seperti Porprov sebelumnya,” jelas Bang Boy.
Meski demikian, KONI Kapuas Hulu tidak ingin keterbatasan anggaran menjadi alasan untuk kehilangan semangat berprestasi.
Terkait target perolehan medali, Bang Boy mengatakan setiap cabor yang diberangkatkan memiliki catatan dan ukuran tersendiri. Hal tersebut antara lain dilihat dari kesiapan atlet, hasil pembinaan, intensitas latihan serta pengalaman mengikuti berbagai kompetisi.
Sejumlah atlet telah memiliki pengalaman bertanding dalam berbagai event, seperti open turnamen, Kejurprov, Kejurda maupun Selekprov. Catatan keikutsertaan pada Porprov XIII tahun 2022 juga menjadi salah satu bahan evaluasi.
Termasuk FAJI dan HAPKIDO yang sebelumnya tampil sebagai cabor eksibisi dan mampu mencatatkan prestasi.
“Untuk target medali tentunya masing-masing cabor memiliki catatan tersendiri. Kita melihat kesiapan atlet, prestasi yang sudah diraih, pembinaan serta hasil dari berbagai event yang mereka ikuti,” ungkapnya.
Ia menegaskan, sebagian besar atlet yang dipersiapkan merupakan putra-putri Kabupaten Kapuas Hulu yang selama ini menjalani pembinaan secara rutin melalui masing-masing cabor.
KONI berharap pembinaan yang selama ini dilakukan dapat menjadi modal penting bagi para atlet ketika menghadapi persaingan di tingkat provinsi.
“Rata-rata atlet yang kita siapkan merupakan putra-putri Kapuas Hulu. Mereka dibina oleh masing-masing cabor dan mengikuti latihan secara rutin,” katanya.
Bang Boy mengakui, kondisi anggaran tahun ini menjadi tantangan tersendiri bagi dunia olahraga Kapuas Hulu. Namun, ia berharap keterbatasan dukungan anggaran tidak menyurutkan perjuangan para atlet.
Pada Porprov XIII tahun 2022, Kapuas Hulu mampu menempati peringkat ketujuh dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat.
Catatan tersebut menjadi salah satu pijakan bagi KONI dalam mempersiapkan kontingen menghadapi Porprov XIV 2026.
“Kita tetap optimistis para atlet mampu bersaing. Harapan kita, prestasi Kapuas Hulu pada Porprov sebelumnya dapat dipertahankan dan kalau memungkinkan ditingkatkan,” tegas Bang Boy.
Dengan waktu menuju pembukaan Porprov XIV yang semakin dekat, KONI Kapuas Hulu kini memfokuskan persiapan pada administrasi kontingen, kesiapan atlet, official serta pematangan masing-masing cabang olahraga.
Porprov XIV Kalimantan Barat sendiri dijadwalkan berlangsung pada 4–21 November 2026.
KONI Kapuas Hulu berharap para atlet muda yang telah menjalani pembinaan mampu tampil maksimal dan membawa nama daerah dalam persaingan olahraga tingkat Kalimantan Barat.














