MATTANEWS.CO, JAMBI – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi mengikuti Sosialisasi Microlearning Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural melalui program JELAJAH (Jalan Belajar ASN Berbasis Hasil Asesmen) yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) secara berkelanjutan, khususnya dalam memperkuat kemampuan manajerial dan sosial kultural sesuai kebutuhan individu maupun organisasi.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Barat, Asep Sutandar. Ia menyampaikan apresiasi kepada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum atas komitmen dan inovasi dalam mendukung peningkatan kompetensi aparatur di lingkungan Kementerian Hukum
Selanjutnya, Kepala BPSDM Hukum, Wisnu Nugroho Dewanto, membuka kegiatan sekaligus menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas nasional yang tertuang dalam Asta Cita ke-4 Presiden Republik Indonesia.
Menurutnya, pengembangan kompetensi ASN perlu dilakukan secara berkelanjutan agar aparatur mampu mengikuti perkembangan, menghadapi tantangan, dan memenuhi kebutuhan organisasi yang terus berubah.
ASN dituntut untuk terus belajar, beradaptasi, dan meningkatkan kemampuan dalam menjalankan tugas. Karena itu, pengembangan kompetensi tidak cukup dipandang sebagai pemenuhan kewajiban administratif, tetapi perlu menjadi kebutuhan strategis untuk memperkuat profesionalisme aparatur dan kapasitas organisasi.
Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan pengantar sosialisasi program JELAJAH yang disampaikan Kepala Pusat Penilaian Kompetensi, Era Gantini.
Program JELAJAH merupakan metode pengembangan kompetensi melalui microlearning atau pembelajaran dalam materi-materi ringkas yang disesuaikan dengan hasil asesmen kompetensi masing-masing pegawai. Dengan pendekatan ini, proses pembelajaran diharapkan lebih terarah karena berfokus pada aspek kompetensi yang masih perlu ditingkatkan.
Melalui program tersebut, ASN didorong untuk mengenali kebutuhan pengembangan diri secara lebih tepat dan mengikuti pembelajaran yang relevan, terutama dalam aspek manajerial dan sosial kultural.
Penerapan pembelajaran berbasis hasil asesmen juga diharapkan membuat pengembangan kompetensi lebih personal dan tepat sasaran. Dengan demikian, setiap pegawai memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemampuan sesuai kebutuhan jabatan serta tuntutan organisasi.
Keikutsertaan Kanwil Kementerian Hukum Jambi dalam sosialisasi ini menjadi bagian dari dukungan terhadap penguatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Hukum.
Melalui penerapan pembelajaran berkelanjutan, ASN diharapkan semakin profesional, adaptif, dan berintegritas dalam menjalankan tugas, sekaligus mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.














