BERITA TERKINIHEADLINENUSANTARAPEMERINTAHAN

Tambah 826 PJU, Pemkab Malang Bidik Jalan Lebih Terang

×

Tambah 826 PJU, Pemkab Malang Bidik Jalan Lebih Terang

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang terus memperkuat infrastruktur penerangan jalan umum (PJU) untuk menunjang keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Hingga kini, jumlah PJU di wilayah Kabupaten Malang diperkirakan mencapai 14.002 titik setelah penambahan 826 lampu jalan sepanjang tahun ini.

Penambahan tersebut melanjutkan pembangunan jaringan penerangan yang sebelumnya mencapai 13.176 titik pada 2025. Seluruh PJU itu tersebar di 33 kecamatan dan menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, terutama pada malam hari.

Meski demikian, kebutuhan penerangan jalan di Kabupaten Malang masih cukup besar. Pemerintah daerah pun terus memetakan ruas jalan yang memerlukan tambahan lampu agar pembangunan berjalan sesuai prioritas.

Perluasan PJU Sesuai Kebutuhan Jalan

Pemerintah Kabupaten Malang melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma, menjelaskan bahwa pihaknya menambah ratusan titik PJU untuk memperluas jangkauan penerangan.

“Penambahan atau pemasangan PJU baru sekitar 826 titik,” ujar Khairul, Senin (19/10/3026).

Menurutnya, kondisi geografis dan panjang jaringan jalan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan kebutuhan penerangan. Saat ini, Pemkab Malang mengelola jalan dengan panjang sekitar 1.644 kilometer.

Karena itu, DPUBM melaksanakan pemasangan PJU secara bertahap. Selain mempertimbangkan kondisi ruas jalan, pemerintah daerah juga menyesuaikan program tersebut dengan kemampuan anggaran setiap tahun.

Langkah ini diharapkan mampu memperluas jangkauan penerangan secara terukur. Dengan demikian, pemerintah dapat memprioritaskan ruas jalan yang membutuhkan dukungan fasilitas penerangan.

Lampu LED Dorong Efisiensi Energi

Selain memperluas jaringan, DPUBM juga memperhatikan efisiensi penggunaan energi. Sebagian besar PJU baru menggunakan teknologi light emitting diode (LED) yang memiliki efisiensi energi lebih baik dibandingkan sejumlah teknologi lampu konvensional.

Penggunaan LED menjadi salah satu upaya untuk mengendalikan biaya operasional penerangan jalan. Pasalnya, pemerintah daerah harus memperhitungkan kebutuhan listrik sebagai bagian dari pengelolaan infrastruktur secara berkelanjutan.

Di sisi lain, DPUBM tidak hanya berfokus pada pembangunan baru. Dinas tersebut juga menjalankan pemeliharaan secara berkala untuk menjaga kinerja PJU yang telah terpasang.

“Selain memasang PJU baru setiap tahun, kami juga melakukan pemeliharaan,” kata Khairul.

Pemeliharaan Jaga Fungsi Penerangan

Dalam pelaksanaannya, petugas memeriksa sejumlah komponen PJU, mulai dari lampu, panel, tiang hingga jaringan kelistrikan. Pemeriksaan tersebut bertujuan menjaga keandalan fasilitas sekaligus mengidentifikasi komponen yang memerlukan perbaikan.

Berdasarkan pendataan DPUBM, terdapat 111 titik PJU yang membutuhkan pemeliharaan pada komponen penunjangnya. DPUBM menangani perbaikan tersebut secara bertahap agar fasilitas yang sudah tersedia tetap berfungsi dengan baik.

Upaya pemeliharaan ini menjadi bagian penting dari pengelolaan infrastruktur penerangan. Sebab, penambahan lampu jalan perlu berjalan beriringan dengan perawatan jaringan yang sudah terbangun.

Melalui pembangunan dan pemeliharaan secara berkelanjutan, Pemkab Malang berharap kualitas penerangan jalan semakin merata. Penerangan yang memadai juga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, mendukung keselamatan berkendara, serta menunjang mobilitas masyarakat pada malam hari.

Penulis: M Solikin
Editor: Selfy