HUKUM & KRIMINAL

Usai Makan Bakso Bakar, Tiga Kakak Beradik Dirawat di Rs Muhammadiyah

×

Usai Makan Bakso Bakar, Tiga Kakak Beradik Dirawat di Rs Muhammadiyah

Sebarkan artikel ini

 

Reporter : Selfy

PALEMBANG, Mattanews.co – Tiga kakak beradik, AE (10), AA (9) dan AN (7), warga OPI Jakabaring Kecamatan Seberang Ulu I ini, terpaksa dirawat intensif di RS Muhammadiyah Palembang, karena diduga keracunan setelah mengkonsumsi bakso bakar yang dibeli dipinggir jalan kawasan Plaju, Rabu (19/02/2020).

“Tepatnya Minggu sekitr pukul 19.00 WIB kami jalan-jalan bertiga. Dipinggir jalan, kami melihat orang penjual bakso bakar, lalu kami makan bersama. Selang beberapa saat ketiga keponakan saya mengeluh sakit perut,”
ujar bibi korban, SR ketika diwawancarai di RS Muhammadiyah Palembang.

Empat jam setelah makan bakso bakar, lanjut SR, ketiga keponakannya muntah-muntah.

“Mereka muntah pentol bakso. Sambil menahan sakit, mereka tertidur. Keesokan pagi, keponakan saya, AE tetap pergi ke sekolah karena harus mengumpulkan tugas sekolah. Selama disekolah, dia (AE) merasa mual-mual, siangnya dia kembali mengeluh sakit mengunyah dan menelan makanan, hingga disertai panas,” terangnya.

Sementara keponakan saya yang lain AA, sempat mengalami hal yang sama, namun setelah di periksa di Puskesmas, katanya muntaber.

“AA dibawa orang tuanya ke Puskesmas. Kata pegawai puskesmas, muntaber, jadi bisa di rawat di rumah. Tidak tahan melihat kondisi ketiga keponakan saya itu, kami memutuskan membawa AE, AA dan AN ke Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang.

Didalam ruang rawat Inap Rasyid Thalib 3 korban AA mengatakan, perutnya merasa kurang enak setelah memakan bakso bakar yang dibeli dipinggir jalan.

“Saya makan bakso bakar itu hanya lima tusuk. Setelah itu, badan saya terasa tidak enak. Keringet dingin, mual dan muntah,” jelasnya dengan wajah yang masih pucat.

Meskipun kondisinya sudah mulai membaik, namun pihak RS Muhammadiyah belum bisa menjabarkan penyebab yang diderita tiga kakak beradik itu.

“Kita belum berani mengatakan apakah mereka keracunan makanan atau tidak, karena kami masih perlu melakukan beberapa tes lagi,” tukas Kepala Humas RS Muhammadiyah, Kholil Aziz, singkat.

Editor : Selfy