Reporter : Andri
PRABUMULIH, Mattanews.co – Pada masa diberlakukannya Pembatasan Skala Besar-besaran (PSBB) di Kota Prabumulih, usaha pemerintah untuk menimalisir berkumpulnya masyarakat tanpa mengindahkan protokol kesehatan, salah satunya dengan cara melakukan pemindahan pasar pagi dari PTM (Pasar Tradisional Modern) ke Teminal Lingkar terhitung dari dimulainya penerapan PSBB pada tanggal 27 Mei lalu dan berjalan lancar.
Relokasi atau pemindahan pasar yang dalam hal ini bongkar muat barang, transaksi pengepul dan pedagang, hal tersebut mendapatkan tanggapan positif dari salah politisi Partai berlambangkan beringin, Apriansyah.SE.
Sosok anggota DPRD Prabumulih dari Komisi I ini menyampaikan suaranya terkait perihal pemindahan pasar, dimana hasil kerja reses DPRD Prabumulih kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih, di saat berlangsungnya Rapat paripurna ke XVIII masa persidangan ke III DPRD Kota Prabumulih, Senin (08/06/2020)
Pada kesempatan menyampaikan instruksinya kepada pimpinan rapat, Apri menuturkan jika pindahnya pasar pagi ke terminal lingkar merupakan langkah efektif untuk menumbuh kembangkan ekonomi kerakyatan secara menyeluruh dan merata khususnya perekonomian pasar.
“Kami anggota DPRD khususnya saya pribadi sangat merespon hal ini, pemindahan pasar pagi ditempat yang lebih luas dengan jarak per lapak yang bisa diatur hingga tidak tampak bedesakannya pedagang juga pengunjung,” jelasnya.
Luasnya tempat yang disiapkan oleh pemerintah dan juga ketersediannya lahan parkir di area tersebut jelas menciptakan rasa aman dan nyaman pada saat berlangsungnya pasar pagi atau pasar tumpah.
“Benar, sudah kita rasakan bersama sekarang untuk Jalan Sudirman mulai tertib lalu lintasnya dan terlihat jelas disekitaran PTM telah tertata rapi hingga menghilangkan potret kesemarawutan kota khususnya pada pagi hari,” pungkasnya.
Menanggapi hal tersebut sosok dewan muda ini akan melakukan langkah kedepannya. “Kami akan meminta ketegasan pihak Pemkot Prabumulih untuk menetapkan pasar pagi itu diterminal, bukan hanya dalam masa PSBB saja, tapi untuk seterusnya dengan dilandasi aturan yang jelas,” pintanya.
Editor : Anang














