BERITA TERKINI

Pernah Diacungkan Sajam dan Rela Hidup Sendiri, Desy : Ini Kewajiban Tugas Kami

×

Pernah Diacungkan Sajam dan Rela Hidup Sendiri, Desy : Ini Kewajiban Tugas Kami

Sebarkan artikel ini

Reporter : Ep

INDRALAYA, Mattanews.co – Berada dalam masa pandemi virus corona membuat seluruh tenaga kesehatan yang ada di Rumah Sakit, harus berjibaku melakukan tugas mulia, dalam penanganan virus ini.

Dalam badai pandemi ini, berbagai cerita menarik, yang dialami oleh para tenaga medis saat menjalankan tugas.

Tentunya tak lepas dari upaya menjalankan amanah, sebagai garda terdepan menghadapi pasien virus Corona.

Salah satunya, seperti yang dialami oleh Desy Purnamasari (39), warga Jalan Sarjana Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir.

Desy mengaku banyak hal yang dihadapinya, selama menjalankan tugas di posko induk tim gugus tugas penanganan covid 19, di kabupaten Ogan Ilir.

“Yang paling berkesan adalah, ketika orang tidak bisa berbuat apa-apa, tapi kita bisa berbuat,” terang Desy, Selasa (17/06/2020).

Dan kebersamaan di posko selama hampir 3 bulan ini, dikatakannya, sudah seperti keluarga.

“Baik itu dari Polri, TNI, Dishub, BPBD, Damkar, dan Pol PP, bahkan Wartawan,” sambung ibu dua anak ini.

Rasa takut akan tertular dengan virus terus menghantui, tapi dirinya sebagai tim kesehatan, sudah menjadi kewajiban untuk menjalani tugas ini dengan sebaik baiknya.

“Menghadapi Pasien marah-marah pasti ada, bahkan ketika kami melakukan tugas untuk penjemputan isolasi, ada yang mengeluarkan senjata tajam,” ungkapnya.

“Belum lagi saat akan di lakukan swab, pasien tidak mau, berbagai upaya untuk membujuk juga harus dilakukan,” ujarnya.

Setidaknya wanita berjilbab ini, sudah terpisah dengan anaknya lebih dari 1 bulan, karena diungsikan kerumah orang tuanya.

Bahkan ia sudah membiasakan untuk menggunakan masker dalam rumah, serta menjaga jarak dengan keluarga sudah berjalan sejak 3 bulan terakhir .

“Harapan kedepan, semoga wabah ini segera berakhir, sehingga kita dapat kembali hidup normal, dan kami dapat berkumpul bersama keluarga kembali,” harapnya.

Dirinya berpesan kepada seluruh tenaga medis yang ada di Indonesia, agar tetap semangat dalam menjalankan tugas mulia ini.

“Tetap gunakan Alat Pelindung Diri (APD) dalam menjalankan tugas,” tegasnya.

“Lakukan tugas sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), sehingga bisa melindungi diri dan orang lain,” tutupnya.

Editor : Fly