Reporter : Andri Bara
PRABUMULIH, Mattanews.co – Sejumlah warga berhamburan keluar rumah sepanjang Jalan Alipatan, Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih, tepatnya di Simpang 4 Taman Baka, Jumat malam (21/08/2020) sekitar pukul 22.45 WIB akibat terbakarnya sebuah gardu portal milik PLN.
Beruntung dalam insiden ini tidak ada korban jiwa, diketahui penyebabnya adalah sebuah peralatan PHB TR (papan hubung bagi) untuk ke pelanggan, yang berada di bawah tiang listrik hangus terbakar dimakan api, dan mengakibatkan 100 rumah pelanggan padam.
Tak hanya itu, kejadian kebakaran ini juga menyebabkan ban mobil pintar milik PLN, yang berada dekat dengan gardu portal ikut hangus terbakar setelah terkena percikan api dari PHB TR yang terbakar.
“Tadi itu mulanya ada percikan api yang keluar dari gardu induk (Portal) PLN, sekitar pukul 21:45 WIB,” ungkap salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya, di lokasi kejadian.
Masih menurut warga ini, akibat terbakarnya gardu portal PLN tersebut menyebabkan warga berhamburan keluar rumah berusaha menyelamatkan diri dan menghindari dari percikan api.
Sementara, Kepala kantor PLN Prabumulih, Sumardi melalui Supervisor (Spv) Teknik, Dedi saat dikonfirmasi melalui sambungan handphone, Jumat malam (21/08/2020) pukul 23:15 WIB membenarkan kejadian tersebut.
Menurut dia, sumber api berasal dari terbakarnya alat PHB TR untuk pelanggan, “Dari PHB TR, bukan dari mobil pintar. Untuk sementara masih kita perbaiki kerusakannya,” sebut Dedi.
Lanjut Dedi, selain menyebabkan 1 unit PHB TR terbakar, kejadian juga mengakibatkan ban mobil pintar yang dipasang untuk membackup daya pelanggan ikut hangus terbakar.
“Khusus portal ini ada 100 pelanggan yang tersambung dari gardu itu, kerugian belum bisa kita tafsir, sekarang kita masih berusaha memperbaiki, mungkin besok kita ganti alat trafonya,” terang dia.
“Sekali lagi kami mohon maaf dan pengertian seluruh pelanggan yang terdampak akibat gangguan ini, kami berjanji akan melakukan dan mengerahkan upaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki sistem agar listrik kembali normal,” tutupnya.
Editor : Poppy Setiawan














