Reporter : Alvine
CIAMIS, Mattanews.co – Surat edaran baru Kemendagri terkait Pilkades serentak 2020 yang menitik beratkan pada antisipasi Penularan Covid-19 membuat Pemerintah Kabupaten Ciamis harus bekerja keras lagi. Poin paling krusial adalah pembatasan DPT di setiap TPS, dengan maksimal hanya boleh 500 Hak Pilih, maka Penambahan jumlah TPS tidak bisa di elakkan lagi.
Pemerintah Kabupaten Ciamis sendiri kabarnya sudah menyiapkan dana Rp7 miliar untuk penambahan 666 TPS. Sementara Ketua Umum PPDI Kabupaten Ciamis, Toto Suryanto S.IP, menyatakan bahwa jauh-jauh hari PPDI sudah mengingatkan tentang hal ini.
Pada rapat tanggal 16 November 2020, Ketua Umum PPDI sekaligus Sekretaris des Rancah ini pernah menyatakan bahwa Untuk mencegah kerumunan TPS harus ditambah.
“DPT dan Jumlah TPS ditentukan sebelum adanya Pandemi ini memuncak, maka sebaiknya hari saat pandemi sudah sedemikian hebat, jumlah TPS ditambah agar kerumunan bisa dikurangi,” ungkap Toto.
Mas Ahim selaku Sekretaris Umum PPDI menyatakan apresiasi kepada Bupati Ciamis dengan keberanian dan kebijakannya, penambahan anggaran akibat bertambah nya TPS ini tentu saja menjadi beban berat Pemerintah Kabupaten Ciamis.
“Beruntung kita punya Bupati yang sangat bijak, sebenarnya kalo bupati memutuskan menunda Pilkades biayanya tidak semahal ini,” tambah Mas Ahim.
Mas Ahim kembali mengingatkan agar seluruh panitia khusus nya perangkat desa fokus bagaimana menyukseskan Pilkades serentak ini.
“Pilkades ini biaya dan resiko nya sangat tinggi, sekarang bagaimana semua harus berkomitmen untuk menyukseskannya, saya sendiri tidak terlalu peduli dengan siapa yang menang dan kalah, saya hanya berfikir bagaimana Pasca Pilkades tidak ada Cluster Covid-19 baru di tatar galuh,” tegasnya.
Editor : Chitet















