MATTANEWS.CO, ACEH TAMIANG – Sungguh tak terbayangkan begitu banyak kekayaan alam yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh, mengapa tidak berbagai objek wisata kian menjamur dari berbagai bentangan aliran sungai bahkan dari pegunungan yang ada.
Salah satunya, objek wisata air terjun batu merah yang terletak di Kampong (Desa,red) Selamat Kecamatan Tenggulun. Meski jalan yang dilalui harus berjalan kaki disebabkan masih dikelilingi hutan yang alami, namun setidaknya sesampai dilokasi, para wisatawan akan disuguhkan pemandangan yang eksotis.
Kepala Dinas Parpora Aceh Tamiang, Muhammad Farij mengatakan, untuk menuju lokasi air terjun batu merah akan memakan waktu 2 jam perjalanan memakai kendaran dan disarankan memakai kendaraan sepeda motor mengingat medan yang sangat tidak memungkinkan digunakannya mobil.
“Sepeda sangat cocok digunakan untuk menuju kesana, kamu bisa menitipkan kendaraan kamu dirumah warga dan lanjut berjalan menyusuri hutan dan sungai gunung pandan yang sangat lebat,” ucapnya, Sabtu (1/6/2024).
Secara ringkas, sambung Muhammad Farij, air terjun batu merah ini, bisa dikatakan sebagai aliran sungai yang jatuh dari titik tertinggi. Air terjun berasal dari air yang mengalir deras ke bawah dari ketinggian melalui formasi bebatuan pada badan sungai.
“Air sungai atau badan air lainnya jatuh dari atas tebing berbatu menuju kolam terjun yang terbentuk alami di bawahnya. Pergerakan air ini disebabkan karena secara hakekat air akan bergerak dari tempat tinggi ke rendah area lebih rendah,” sebutnya.
Lebih jauh, kata Kadisparpora itu, ada kolam dibawah air terjun untuk berenang, terbentuknya kolam itu disebabkan ada dua lapisan batu yang dapat terkikis yakni batuan keras (granit) dan dan halus atau soft rock (batuan pasir).
“Air umumnya akan lebih mengikis lapisan soft rock ketimbang hard rock di bawah sehingga terbentuk kolam terjun,” pungkasnya.














