Berkedok Belikan Gawai, 6 Orang Pelajar di Blitar Dijual Secara Online

  • Whatsapp

 

MATTANEWS.CO, BLITAR – Satreskrim Polres Blitar Kota Jawa Timur (Jatim), mengamankan BY (40) warga Kecamatan Kanigoro, Kabupupaten Blitar Jatim.

Bacaan Lainnya

Wanita tersebut terbukti menjual enam orang pelajar secara online.

Terduga pelaku ternyata sudah dua tahun menjajakan pelajar, yang masih duduk di bangku SMP dan SMA ini.

Polisi mengamankan BY di rumah kosnya di Blitar. Di sana, polisi juga mendapati seorang pelajar yang tengah melayani pria hidung belang.

BY memasang tarif Rp300.000 untuk sekali kencan, dengan salah satu anak asuhnya.

Dia menjual para pelajar tersebut, melalui aplikasi pesan instan Whatsapp.

“Saya mendapatkan Rp100.000, mereka yang Rp 200.000,” ungkap BY di hadapan petugas, Rabu (7/4/2021).

BY biasanya menjerat para korbanya dengan iming-iming membelikan gawai baru.

Para pelajar tersebut, diminta untuk membayarnya dengan cara melayani pria hidung belang.

“Sebenarnya kalau tidak minta dibelikan ponsel, saya juga tidak mencarikan pelanggan,” katanya.

Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan menjelaskan, terungkapnya kasus tersebut karena ada laporan dari warga, adanya pelajar yang menjajakan diri.

“Atas laporan itu, unit Perlindungan Perempuan Dan Anak (unit PPA) Satreskrim Polres Blitar Kota, langsung melakukan penyelidikan,” ujarnya.

Para korban didominasi berasal dari Kota Blitar maupun Kabupaten Blitar.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa uang Rp600.000 dan gawai yang biasanya digunakan untuk memasarkan para korbannya.

“Pelaku sudah diamankan di Mapolres Blitar Kota, untuk mengembangkan kasus ini,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Undang-Undang (UU) nomor 35 Tahun 2014.

Yaitu tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait