Reporter : Fitrah
MALUKU, Mattanews.co – Warga desa Kamarian kecamatan Kairatu kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku, kembali memblokade Jalan Lintas Seram untuk kedua kalinya, Rabu (17/06/2020).
Blokade jalan lintas seram dilakukan akibat rasa kekecewaan, atas sikap acuh tak acuh dan tak ada merespon, Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat Moh. Yasin Payapo, terkait SK pergantian Penjabat desa Kamarian M. Putirulan, yang diusulkan oleh BPD.
Marthen Pocerattu warga desa Kamarian dalam orasinya mengatakan sampai saat ini masyarakat desa, menunggu hasil usulan BPD kepada Bupati SBB untuk menerbitkan SK pergantian penjabat desa kamarian.
Untuk itu masyarakat desa kamarian meminta Bupati SBB segera keluarkan SK pergantian penjabat desa Kamarian M. Putirulan.
“Bupati janjikan paling lambat tiga hari sudah ada SK, namun sampai saat ini janji Bupati SBB tak kunjung ada. Untuk itu kami inginkan kehadiran Bupati SBB untuk menjawab tuntutan kami hari ini,” pintanya.
Pocerattu sangat sesalkan sikap dingin dan acuh tak cauh Bupati terhadap tuntutan rakyat yang disampaikan lewat BPD.
Ada apa balik ini sampai Bupati SBB tidak indahkan tuntutan masyarakat lewat BPD.
Selain itu pula Pocerattu meminta pihak penegak hukum, untuk ambil langkah soal penyelewengan wewenang dan keuangan di desa Kamarian.
“Sudah tiga kali masyarakat lewat BPD layangkan surat ke Bupati lewat Pemdes SBB. Dan bahkan sudah ada rentang waktu yang panjang namun tidak ada itikad baik untuk menjawab apa yang menjadi tuntutan masyarakat desa Kamarian,” kata Pocerattu.
Ditegaskan Pocerattu, jika tuntutan kami masyarakat Kamarian tidak didengar dan tidak diindahkan oleh Bupati SBB, maka kami mengancam akan memblokade Jalan Lintas Seram selama sebulan penuh.
“Kami akan betonkan Jalan Trans Seram, jika tuntutan kami masyarakat tidak di jawab oleh pak Bupati,” tegasnya.
“Sekali lagi saya tegaskan agar Pak Bupati menjawab tuntutan kami untuk menerbitkan SK pergantian penjabat desa Kamarian. Jika tidak inginkan perekoniman masyarakat tiga Kabupaten baik Masohi, SBT dan SBB lumpuh total,” ujarnya.
Editor : Fly














