BPKAD Tulungagung Tindaklanjuti Hasil Pemeriksaaan Aset Kendaraan Hilang

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG– Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tulungagung menyebut 10 unit kendaraan bermotor berhasil diketemukan di lingkungan Pemerintah setempat.

Hal itu, menindaklanjuti dari hasil temuan yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia yang menyatakan 33 unit kendaraan bermotor yang dinyatakan hilang.

“Benar, dari 33 unit kendaraan bermotor yang hilang sudah diketemukan ada 10 unit, sedangkan 23 unit motor lainnya sekarang masih diproses oleh Tim Penyelesaian Kerugian Daerah (TPKD),” ucap Kepala BPKAD Kabupaten Tulungagung Drs. Johanes Bagus Kuncoro melalui Kepala Bidang (Kabid) Aset Wahyu Dwi Ekna Eristyawati di ruang kantornya, Rabu (11/1/2023) Pagi.

Dia menambahkan pihaknya menindaklanjuti rekapitulasi kendaraan yang hilang berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung tahun 2021.

Dari hasil penelusuran, lanjut dia mengungkapkan dari 33 unit kendaraan bermotor itu berada di beberapa Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemkab Tulungagung.

“26 Unit kendaraan motor itu ada di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tulungagung, 2 di Kecamatan Karangrejo, 2 di Bagian Umum Setda Tulungagung, 1 di Dinas Sosial, 2 di Kecamatan Besuki, 1 di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia,” tambahnya.

“Hasilnya 10 Unit kendaraan motor tersebut sudah ditemukan sedangkan 23 Unit lainnya masih di proses di TPKD,” imbuhnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan adapun hasil temuan itu merupakan kendaraan yang lama seperti Suzuki A100 X, Honda Win, Honda Supravit, dan Yamaha V100, dan lainnya.

Bacaan Lainnya

“Memang, rata-rata motor keluaran tahun lama, adapun salah satu penyebab secara administrasi pengamanan kurang,” terangnya.

Menurut dia, kedepannya pihaknya akan lebih mempertegas kembali bagi Organisasi Perangkat Daerah yang menggunakan aset kendaraan agar lebih bertanggung jawab sekaligus merawat.

“Kita akan tegas untuk hal itu, bagi setiap orang yang gunakan kendaraan dikasih berita acara untuk pemegangnya sekaligus diberikan klausul agar lebih bertanggung jawab bila terjadi kehilangan dan lain sebagainya,” ujarnya.

“Dan, semua barang (Kendaraan bermotor, red) yang hilang itu diproses di tim ganti kerugian hal ini dilakukan sebagai upaya kejadian serupa tidak terjadi di kemudian hari,” sambungnya.

“Sedangkan uang ganti rugi itu semuanya masuk ke Kas daerah,” tandasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait