BERITA TERKINITNI DAN POLRI

Dandim 1803/Fakfak Hadiri Sidang AMDAL PT STM Agro Energi, Dukung Investasi yang Berpihak pada Masyarakat

×

Dandim 1803/Fakfak Hadiri Sidang AMDAL PT STM Agro Energi, Dukung Investasi yang Berpihak pada Masyarakat

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, FAKFAK – Komandan Kodim (Dandim) 1803/Fakfak, Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., menghadiri Sidang Komisi Penilai Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang membahas dokumen Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL) serta Rencana Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (RKL-RPL) terkait rencana pembangunan perkebunan kelapa sawit seluas 15.960,532 hektare oleh PT STM Agro Energi, bertempat di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Kamis (09/07/2026).

Sidang yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan bersama Sekretariat Komisi Penilai AMDAL tersebut dipimpin oleh Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP yang turut mendampingi Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd. dan Kapolres Fakfak AKBP Naim Ishak, S.H., S.I.K., M.H.

Kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi wujud sinergi dalam mengawal proses investasi agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, memperhatikan aspek perlindungan lingkungan hidup, serta menghormati hak-hak masyarakat adat di wilayah Kabupaten Fakfak.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., menyampaikan bahwa TNI melalui Kodim 1803/Fakfak siap mendukung program-program pemerintah yang bertujuan mendorong percepatan pembangunan daerah dan peningkatan perekonomian masyarakat.

“Kami siap mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah. Namun seluruh prosesnya harus dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku, memperhatikan kelestarian lingkungan, serta mengedepankan kepentingan masyarakat,” ujar Dandim.

Menurutnya, sidang AMDAL memiliki peran yang sangat penting sebagai tahapan awal dalam memastikan setiap rencana investasi telah melalui kajian yang komprehensif terhadap dampak lingkungan maupun sosial.

“Melalui sidang ini diharapkan seluruh masukan dari berbagai pihak dapat menjadi bahan penyempurnaan dokumen AMDAL sehingga pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan, memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Fakfak,” tambahnya.

Sidang Komisi Penilai AMDAL tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, instansi teknis terkait, akademisi, tokoh masyarakat, perwakilan masyarakat adat, serta pihak PT STM Agro Energi.