Reporter : Mokshen Rumeu
FAKFAK,Mattanews.co – Pemilik bengkel sekaligus tukang service kendaraan roda dua yang beralamat dikampung Pasir, kelurahan Fakfak selatan distrik Fakfak tidak kalah saingnya dengan pemilik bengkel lainnya di Fakfak Papua Barat.
Ronald Rorohmana adalah anak asli Fakfak, satu dari sekian pemilik bengkel yang ada di kabupaten Fakfak provinsi Papua Barat.
Ronald, mengungkapkan sudah delapan tahun dirinya menekuni pekerjaannya sebagai tukang service kendaraan roda dua pada bengkel yang ia miliki sejak lulus dari Sekolah Teknik Mesin (STM) di Jogjakarta, Jumat (3/7/2020).
“Setelah kelulusan saya Pada STM di jogjakarta saya kembali untuk membuka bengkel,” ucap Ronald.
Tidak hanya ijazah yang ia dapatkan setelah lulus sekolah, Ronald juga diberikan sertifikat sesuai disiplin ilmu yang ia tekuni.
Dengan ilmu yang didapatkan pada masa sekolahnya dengan bekal sertifikat itu, ia kemudian mengaplikasikannya dengan membuka bengkel hingga ia tekuni pekerjaan itu sampai saat ini.
“Untuk saat ini saya tidak pake anak buah” katanya.
“Ada adik-adik yang masih sekolah yang suka membantu saya,” lanjut Ronald.
Dirinya berharap agar adik-adik asli Fakfak yang membantunya itu bisa mendapatkan ilmu darinya serta termotivasi agar bisa seprtinya bahkan lebih dari itu.
Dikatakan Ronald, dengan pekerjaan yang ia tekuni sudah delapan tahun itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Fakfak melalui dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Fakfak tahun kemarin memberikan bantuan berupa kompresor dan beberapa alat pendukung lainnya.
Dirinya berharap agar ada perhatian lebih dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terhadap dirinya selaku anak asli Fakfak dalam kelengkapan peralatan pada bengkelnya.
“Ia, memang masih ada kekurangan dalam menunjang pekerjaan saya,” ujarnya.
Ronald menjelaskan,dengan kondisi pandemi Covid – 19 saat ini hasil pekerjaannya tidak sepeti sebelumnya,sehingga ia tidak bisa untuk membangun tempat kerjanya yang sudah tidak layak.
“Semoga Pemkab Fakfak bisa membantu untuk membangun tempat kerja saya agar terasa nyaman dalam melakukan aktivitas,” harapannya.
Sebagai anak asli Fakfak, dirinya sangat bangga dengan pekerjaan yang ia tekuni saat ini.
“Semoga saudara saudara saya anak asli Fakfak yang lain agar bisa termotivasi untuk maju mandiri dalam kemajuan pembangunan dinegeri tercinta kabupaten Fakfak,” tutup Ronald.
Editor: Fly














