Diduga Bangunan Liar Lama Terbengkalai, Pemkot Tutup Mata

  • Whatsapp

Reporter : Anang

PALEMBANG, Mattanews.co – Aliansi Pemuda Peduli Palembang menyayangkan sikap Pemerintah Kota Palembang yang terkesan tutup mata, membiarkan Bangunan Liar berlokasi di Jalan Bangau, diduga tanpa izin merusak pemandangan mata. Hal ini diungkapkan Ketua Aliansi Pemuda Peduli Palembang, Rubi Indiarta, Rabu (2/12/2020).

“Jelas ini mengkangkangi peraturan dan UU yang ada di negara ini. Sebuah bangunan berbentuk ruko, peruntukannya untuk usaha bahkan tertulis di sana tulisan OYO, artinya menjadi tempat menginap atau hotel,” papar Ketua Aliansi Pemuda Peduli Palembang ini.

Pria yang juga merupakan Sekretaris Partai Golkar Palembang ini menambahkan, seharusnya hal ini jangan sampai terjadi, apalagi ini sudah beroperasi cukup lama terbengkalai.

“Kami sangat menyesalkan, khususnya Pemkot seakan melakukan pembiaran bangunan milik pengusaha yang kabarnya berinisial A,” jelasnya.

Rubi menambahkan, pihaknya sudah mendatangi pihak kecamatan, dimana tersebut tidak ada izin atau bangunan itu liar. Selain mencaritahu ke pihak kecamatan, pihaknya juga mendatangi Walikota Palembang.

“Dalam waktu dekat kami akan mengadakan aksi demo di pemkot Kota Palembang, untuk menuntut penyegelan dan di bongkar bangunan tersebut,” urainya.

Menurutnya, pihaknya meminta anggota DPRD Kota Palembang, untuk memanggil pemilik bangunan tersebut. Dan melalui anggota DPRD yg berasal dari Partai Golkar untuk menginisiasi seluruh proses itu.

“Kalau memang ada pelanggaran, kami meminta agar segera di tindak lanjuti, karena tidak boleh ada satupun warga Kota Palembang yang melanggar dan mengkangkangi peraturan. Kalo itu tetap dilakukan, maka kami mempertanyakan ada apa? Tak hanya itu, kami juga menghimbau kepada pihak-pihak pengusaha atau siapapun untuk ikut menjaga dan mentaati peraturan yang ada di negara ini, khususnya kota Palembang,” tukasnya.

Editor : Selfy

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *