[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Guna mewujudkan kesadaran masyarakat taat membayar pajak kendaraan bermotor, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru meluncurkan pemasangan stiker tanda lunas kendaraan bermotor.
Kegiatan tersebut berlangsung, di halaman Kantor Samsat Wilayah I dan tampak hadir para Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Sumsel, di Jalan Kapten A Rivai Palembang, Jumat (26/2/2021).
Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, di awal tahun 2021 ini, pihaknya sudah memikirkan untuk memberikan reward kepada masyarakat yang taat membayar pajak.
“Jadi, kita berikan reward berupa stiker hologram di plat nomor kendaraannya, yang menandakan masa berlaku pajak kendaraannya sepeda motor atau mobil sudah dibayar. Inilah sebagai servis yang kita berikan reward berupa hologram,” jelasnya.
Menurutnya, saat ini sedang musimnya patuh, baik itu patuh protokol kesehatan, patuh untuk membayar pajak dan patuh berlalu lintas, serta berdisiplin.
Deru mengutarakan, karena pajak dan service itu harus sejalan dan berimbang.
Jadi pihaknya tidak bisa hanya menekan dengan cara memberikan sanksi, kalau tidak memberikan servis.
“Instruksi saya mulai dari kendaraan milik aparatur pemerintah plat merah, untuk ditertibkan semua pembayaran pajak di seluruh penjuru Sumsel, mulai dari tingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten dan kota,” katanya.
Kepala Bapenda Sumsel Neng Muhaiba mengatakan, stiker membayar pajak ini adalah bentuk apresiasi pemerintah Sumsel bagi wajib pajak yang taat membayar pajak.
Sehingga, kendaraan tersebut ditandai bahwa sudah membayar pajak.
“Untuk masyarakat yang belum mempunyai stiker, minimal dia merasa bahwa kendaraannya berbeda. Kalau dia kepengen di tempel stiker berarti dia harus melunasi pajaknya,” ujarnya.
Pihaknya akan melakukan sosialisasi ke seluruh UPTB, Kabupaten/Kota dalam waktu dekat akan dijadwalkan.
“Semoga masyarakat Sumsel timbul kesadarannya untuk membayar pajak. Seperti jalan di aspal sarana umum di bangun, itu kan dari uang pajak dan penikmatnya untuk masyarakat dalam kegiatan sehari-hari menjadi lancar, jadi kita harus taat pajak biar bisa lebih membangun untuk Sumsel Maju,” ucapnya.














