MATTANEWS.CO, MALANG – Kota Malang bakal memiliki hajatan event akbar yaitu tiga momentum besar dalam satu festival meliputi 100 tahun Stadion Gajayana, 1 Tahun Kota Malang sebagai UNESCO Creative City of Media Arts, dan Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dengan mengusung tagline Taklimat Media yang diselenggarakan oleh Malang Creative Fusion (MCF) yang berlangsung di gedung MCC Kota Malang pada Selasa malam (21/7/2026).
Sebagai informasi, Festival Mbois11 ‘ Malang Menyala bakal berlangsung selama 3 hari yakni pada 21-23 Agustus 2026 bertempat di Stadion Gajayana Kota Malang.
Agenda yang di Sponsori oleh BRI tersebut juga turut mengundang seluruh masyarakat Indonesia untuk menjadi bagian festival ekonomi kreatif terbesar di Jawa Timur.
Konsep ini diharapkan mampu menghidupkan kembali fungsi stadion sebagai pusat aktivitas masyarakat sekaligus memberikan dampak ekonomi langsung bagi UMKM, pelaku kreatif, dan sektor pariwisata Kota Malang.
Lima Klaster Utama Festival
Festival Mbois 11 menghadirkan lima klaster utama yang saling terhubung dalam satu ekosistem
kreatif.
1. Sound of Malang Menyala ( concert & competition ) Konser dan kompetisi musik yang mempertemukan musisi nasional, musisi Malang Raya, serta
talenta-talenta baru.
2. Made by Arema Creative Market
Creative market yang menghadirkan ratusan tenant produk lokal mulai dari kuliner, kriya,fesyen, merchandise, hingga industri kreatif.
3. Malang Sportainment Kolaborasi olahraga fisik dan e-sport yang menggabungkan kompetisi, hiburan, komunitas, dan gaya hidup aktif.
4. Malang Creative Connect
Forum konferensi, seminar, business matching, networking, investasi, dan pengembanganekonomi kreatif.
5. Malang Media Arts ( Experience & Exhibition ) Instalasi media arts, immersive experience, projection
Founder MCF, Vicky Arif mengatakan bahwa momentum hari merupakan 11 tahun festival Mbois, dengan harapan setiap tahunnya menggelar sebuah event akbar.
“Kita juga pernah menggelar event Mbois yang ke 3 di Alun-alun Kota Malang dan festival ke 4 di Kayutangan serta berikutnya di gelar di Malang Creative Center,” ungkapnya.
Tetapi bagaimana event hari ini MCF bersama Pemerintah Kota Malang serta berkolaborasi dengan Dekopinda Kota Malang, KONI, Karang Taruna, dan lembaga keuangan yang ditindaklanjuti ke Kemenpora.
“Ternyata hasilnya mengejutkan ya, aset di tengah Kota Malang, yang mana sangat luar biasa besar narasinya, yaitu Stadion Gajayana yang merupakan Stadion tertua di Indonesia yang sudah berusia 100 tahun,” ujarnya.
Sementara itu, Pemerintah Kota Malang melalui Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi menegaskan bahwa event besar yaitu festival Malang Mbois11 yang akan dipusatkan di Stadion Gajayana Kota Malang.
“Dimana nantinya festival ini akan banyak program kegiatan, luar biasanya lagi event ini bakal di hadiri lintas kementerian yaitu, Kemenpora, Kemenekraf, Kemenkop dan staf khusus presiden yang berkolaborasi dengan pemerintah Kota Malang yang didukung komunitas ekonomi kreatif Kota Malang,” terang Baihaqi.
Lebih lanjut, Baihaqi menyebut bahwa tidak dipungkiri bahwa event ini bakal menampilkan 17 suksesor ekonomi kreatif yang selama ini telah dibangun bersama-sama dengan kolaborasi semua pemangku kepentingan.
Bukan tanpa alasan dipilihnya Stadion Gajayana menjadi tempat event terbesar di Jawa Timur tersebut.
“Jadi pemilihan tempat di Stadion Gajayana bukan tanpa alasan, karena di tahun 2026 ini Stadion Gajayana berusia 1 Abad atau 100 tahun,” katanya.
“Momentum sejarah ini kita tunjukkan untuk membangkitkan stakeholder yang ada di Kota Malang membangun kreativitas yang sangat berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif yang ada di Kota Malang,” tuturnya
Baihaqi menilai bahwa usia Stadion Gajayana tertua di Indonesia ini yang memiliki history sejarah bakal jadi pembangkit ekonomi di Kota Malang.
Pihaknya optimistis, meskipun Stadion Gajayana berusia 100 tahun namun selalu menjadi bagian event besar seperti Porprov dan Harlah NU beberapa bulan yang lalu.
“Insyaallah dengan pengalaman yang ada, kami bersama-sama dengan OPD terkait, kemudian dikuatkan dengan arahan Bapak Wali Kota dan didukung juga dengan Instansi yang ada di Kota Malang, insyaallah mampu melaksanakan event,” tandasnya.














