MATTANEWS.CO, JAMBI – Warga di RT 34 Kelurahan Simpang Rimbo, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, dikejutkan oleh penemuan mayat seorang ibu rumah tangga (IRT) yang tewas bersimbah darah di dalam sebuah ruko kosong di kawasan Jalan Lingkar Barat, Senin (24/11/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.
Peristiwa ini sontak menghebohkan masyarakat setempat dan memicu kerumunan warga yang penasaran melihat lokasi kejadian.
Menurut keterangan seorang saksi, suasana mendadak riuh ketika seorang ibu-ibu berteriak histeris setelah melihat tubuh korban tergeletak di lantai ruko. Teriakan itu langsung mengundang perhatian warga yang melintas.
“Pas saya lewat, saya dengar ada teriakan ibu-ibu. Rupanya ada mayat di dalam ruko itu,” ujar salah satu warga yang berada di lokasi saat kejadian.
Ruko tempat ditemukannya korban terlihat dalam kondisi kosong dan tidak berpenghuni. Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa korban dikenal warga setempat sebagai pedagang manisan yang kerap beraktivitas di kawasan tersebut.
Tak lama setelah laporan warga masuk, Tim Satreskrim Polresta Jambi bersama Ditreskrimum Polda Jambi tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh di dalam ruko, memetakan titik temuan darah, mencari barang bukti, serta meminta keterangan saksi di sekitar lokasi.
Tim Inafis kemudian mengevakuasi jenazah korban dan membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jambi untuk proses visum dan autopsi guna mengungkap penyebab pasti kematian. Situasi haru tampak ketika sejumlah keluarga dan kerabat korban tiba di lokasi, beberapa di antaranya tak kuasa menahan tangis melihat kondisi mengenaskan yang menimpa anggota keluarga mereka.
Warga sekitar turut memadati depan ruko, namun pihak kepolisian segera memasang garis polisi untuk mengamankan area agar proses penyelidikan tidak terganggu.
Kapolsek Kota Baru, Kompol Jimmy, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, membenarkan adanya temuan mayat tersebut. Ia menegaskan bahwa kasus itu saat ini masih dalam tahap penyidikan dan pihaknya belum dapat menyampaikan keterangan lebih lanjut.
“Kasus masih tahap penyidikan. Kami masih menunggu hasil olah TKP dan pemeriksaan lanjutan,” ujarnya singkat.















