MATTANEWS.CO, CIAMIS – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) menggelar Bazar Ramadan pangan murah guna membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (13/3/2026) dan mendapat sambutan hangat dari warga.
Sejak pagi hari, masyarakat terlihat memadati lokasi bazar untuk membeli berbagai bahan pangan yang dijual dengan harga di bawah pasaran. Program ini digelar sebagai langkah antisipasi pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan pasokan serta stabilitas harga bahan pangan selama bulan Ramadan hingga menjelang Lebaran.
Beragam komoditas disediakan dalam bazar tersebut, mulai dari daging sapi, daging ayam, telur, hingga ikan segar yang merupakan produk hasil peternakan dan perikanan. Selain itu, masyarakat juga dapat membeli sayuran segar, produk olahan daging dan ikan, serta berbagai kebutuhan sembako lainnya.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis, Dr. Drs. Anton Wahyu R, mengatakan bahwa kegiatan bazar Ramadan merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang lebih ramah di kantong.
Menurutnya, setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri biasanya terjadi peningkatan permintaan terhadap sejumlah komoditas pangan. Jika tidak diantisipasi, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kenaikan harga di pasar.
“Melalui kegiatan bazar ini, kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Anton.
Ia juga menegaskan bahwa produk yang dijual dalam bazar tersebut sebagian besar berasal dari peternak, nelayan, petani, dan pelaku usaha lokal di Kabupaten Ciamis.
Dengan melibatkan para pelaku usaha lokal, kegiatan ini diharapkan tidak hanya membantu masyarakat sebagai konsumen, tetapi juga memberikan ruang pemasaran bagi produk-produk hasil produksi daerah.
“Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menggerakkan ekonomi lokal karena produk yang dijual berasal dari pelaku usaha dan petani di daerah,” jelasnya.
Anton berharap kegiatan bazar Ramadan tersebut dapat menjadi salah satu solusi dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan selama bulan Ramadan hingga menjelang Idul Fitri.
Dengan adanya bazar ini, masyarakat diharapkan dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih tenang karena kebutuhan pangan tetap tersedia dengan harga yang relatif terjangkau.














