Jika Cemari Lingkungan, DPRD Dukung Wabup Blitar Tutup PT Greenfields

  • Whatsapp
PT Greenfields yang diduga mencemari air di sekitar pabriknya (Robby / Mattanews.co)
PT Greenfields yang diduga mencemari air di sekitar pabriknya (Robby / Mattanews.co)

MATTANEWS.CO, BLITAR – Komisi I DPRD Kabupaten Blitar Jawa Timur (Jatim), mendukung penuh Wakil Bupati (Wabup) Blitar Rahmat Santoso memberikan saksi, kepada investor yang merusak lingkungan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar beberapa waktu yang lalu, melayangkan surat teguran pada PT Greenfields No.570/287/408.117/2021 tertanggal 7 Juni 2021.

Bacaan Lainnya

Teguran tersebut terkait pencemaran limbah farm 2 dan perizinan farm 3 PT Greenfields Indonesia, di Kabupaten Blitar Jatim.

“Kita mendukung langkah Wabup Blitar untuk memberikan sanksi, jika PT Greenfields di Desa Semen, Kecamatan Wlingi terus mencemari lingkungan,” ungkap anggota Komisi I DPRD Kabupaten Blitar, Wasis Kunto Atmojo, Rabu (30/6/2021).

Wasis menegaskan, tidak hanya saksi, dia juga mendukung penutupan peternakan sapi terbesar di Kabupaten Blitar.

Sebab, selama ini warga banyak yang mengeluhkan sungai yang di bawah PT Greenfield tercemar.

“Tidak hanya mencemari air sungai, yang menjadikan air berwarna keruh dan berbusa putih, juga membuat ekosistem di sungai mati,” ujarnya.

Warga juga banyak menemukan ikan yang mati, akibat air sungainya bercampur dengan kotoran sapi. Warga yang biasanya memanfaatkan air sungai, juga tidak dapat lagi dapat memanfaatkannya.

Wasis meminta Wabup Blitar serius, menangani persoalan limbah peternakan PT Greenfields. Sebab nama baik Pemkab Blitar juga dipertaruhkan.

“Jangan sampai marwah dan kewibawaan Pemerintah Kabupaten Blitar diinjak-injak dan kalah dengan investor,” ungkapnya.

Komisi I DPRD Kabupaten Blitar ini berjanji, akan mengawal proses dilakukan oleh Wabup Blitar.

“Apalagi pendapatan asli daerah dari PT Greenfield di Kabupaten Blitar, juga tidak signifikan,” katanya.

Wasis mengkhawatirkan, jika Pemkab Blitar tidak menindak tegas PT Greenfields, warga akan bertindak sendiri.

“Jangan sampai kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah luntur, sehingga nanti demo dan sebagainya,” ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Wabup Blitar Rahmat Santoso mengatakan, akan menutup peternakan PT Greenfields, jika terus membuang limbah di sungai.

“Saya sudah mengultimatum PT Greenfields, untuk menyelesaikan persoalan limbahnya selama tujuh hari,” ucap politisi PAN ini.

Tidak main-main, Rahmat Santoso juga akan menindak tegas oknum-oknum yang bermain dan melindungi PT Greenfields karena sudah mencemari lingkungan.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait