Pesan Bupati Tulungagung pada Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2021

Bupati Tulungagung Drs Maryoto Birowo usai perayaan puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2021 di dam Kleben Desa Tiudan Kecamatan Gondang, Rabu (30/6) Foto: Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung menyelenggarakan puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2021 bertempat di Dam Kleben Desa Tiudan Kecamatan Gondang, Rabu (30/6/2021) Pagi.

Pada kesempatan tersebut Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memberikan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu sekaligus dirangkai memberikan benih tanaman penghijauan kepada pegiat lingkungan hidup.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Bupati Maryoto Birowo bersama jajaran Forkopimda menyebar benih ikan ke Dam Kleben dirangkai dengan membersihkan tanaman enceng gondok disekitar lokasi dam tersebut.

Usai kegiatan tersebut, saat dijumpai awak media, Bupati Tulungagung Drs.Maryoto Birowo mengatakan dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia sinergitas semua elemen terkait dalam menjaga ekosistem lingkungan.

“Jadi begini, dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2021 diharapkan seluruh belahan dunia termasuk Bangsa Indonesia dan khususnya Tulungagung sadar akan menjaga lingkungan sekaligus ekosistem yang baik,” kata Dia.

Kata Dia, ecosystem restoration Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini sebagai upaya mengembalikan ekosistem ke situasi semula, mencakup suatu usaha pencegahan dan mengatasi berbagai kerusakan alam yang disebabkan oleh ulah manusia.

“Menjaga dan melindungi dari ulah tangan jahil manusia, maka dengan melakukan penanaman pohon, dilarang penebangan liar di hutan,” Maryoto menambahkan.

“Dengan demikian, jika terjadi musim hujan tidak terjadi banjir. Selain itu, kepedulian kita pada sungai tidak membuang sampah di bantaran sungai, dengan begitu kita turut menjaga ekosistem lingkungan tersebut,” imbuhnya.

Restoration ecosistem lebih lanjut tutur Dia menjelaskan sebagai tugas kita bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

“Apalagi saat ini terjadi anomali musim atau pancaroba, dimana April hingga Oktober seharusnya musim kemarau, namun demikian kenyataan justru sudah musim penghujan berakibat terjadinya tanah longsor,” terangnya.

“Kita menyadari bencana tanah longsor terjadi karena kurang terjaganya ekosistem lingkungan, maka dari itu ayo mulai sekarang kita menjaga ekosistem tersebut diantaranya melalui penghijauan sehingga lingkungan tetap hijau,” tukas Bupati Maryoto Birowo.

Pantauan mattanews.co dalam perayaan puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2021 dihadiri Bupati Tulungagung Drs.Maryoto Birowo bersama jajaran Forkopimda hadir Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Marsono, S.Sos, Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, Kepala Kejaksaan Negeri Mujiarto, Sekretaris Daerah dan beberapa Kepala dinas Organisasi Perangkat Daerah Tulungagung beserta pegiat Lingkungan Hidup dan tamu undangan lainnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait