Karena Utang Piutang, Mahasiswa Dikeroyok Kawanan Remaja di Palembang

  • Whatsapp
Dua orang remaja di Palembang diciduk tim Polsek IB 1 Palembang usai menganiaya seorang mahasiswa di Palembang Sumsel (Dede Febryansyah / Mattanews.co)
Dua orang remaja di Palembang diciduk tim Polsek IB 1 Palembang usai menganiaya seorang mahasiswa di Palembang Sumsel (Dede Febryansyah / Mattanews.co)

Gegara Hutang, Kepala Mahasiswa Ini Ditikam Kawanan ABG

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Unit Reskrim Polsek Ilir Barat (IB) I Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) pimpinan Iptu Arlan Hidayat, menangkap dua orang remaja di bawah umur di Palembang.

Bacaan Lainnya

Kedua remaja tersebut diciduk, usai melakukan penganiayaan seorang mahasiswa, MN (19), di Jalan Trikora Kelurahan Demang Lebar Daun Kecamatan IB I Palembang, pada hari Jumat (12/2/2021) lalu.

Kapolsek IB I Palembang Kompol Deni Triana mengatakan, kedua pelaku yang ditangkap yakni FR (17), warga Tanjung Burung Kecamatan IB II Palembang dan JR (17), warga Lorong Kiara Kuning Kelurahan IB II Palembang.

“Pada waktu melakukan aksi pengeroyokan tersebut, pelaku berjumlah empat orang. Namun dua pelaku lainnya yakni GL (19) dan FI (19), saat ini sedang dalam pengejaran,” ucapnya, Selasa (23/2/2021).

Dijelaskan Deni, saat kejadian keempat pelaku tidak hanya melakukan pengeroyokan dan penganiayaan, namun juga mencuri ponsel milik salah satu teman kos korban.

Menurutnya, kejadian tersebut berawal saat keempat pelaku datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Palembang. Mereka langsung mengetok kamar kos korban, namun korban tak membuka pintu kos tersebut.

“Karena lama tidak ada jawaban dari dalam kamar, pelaku kesal dan langsung melempar botol ke arah jendela kamar kos korban hingga pecah. Setelah itu barulah korban keluar, dengan membuka pintu,” katanya.

Pelaku GL, kata Deni, yang masih dalam pengejaran pihak kepolisian diketahui melakukan tindak kekerasan terhadap korban. Yaitu dengan cara memukul kepala korban menggunakan botol minuman, hingga membuat korban tergeletak.

“Pelaku lainnya yakni FI (DPO) juga, menendang dada sebelah kiri korban hingga membuat korban kembali terjatuh,” katanya.

Merasa terancam, korban pun bangun dan mencoba melakukan perlawanan terhadap para pelaku. Lalu pada saat korban terjatuh, pelaku JR langsung menusukan pisau ke arah samping kiri kepala korban.

“GL waktu itu langsung mengambil satu unit ponsel yang tergeletak di atas kasur. Setelah itu para pelaku langsung kabur,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, kini kedua tersangka yang telah ditangkap dijerat dengan Pasal 365 KUHPidana, dengan ancaman pidana tujuh tahun penjara.

Saat diinterogasi di Polsek IB II Palembang, pelaku FR mengatakan, bahwa aksi pengeroyokan tersebut dipicu permasalahan korban dengan GL yang memiliki utang.

“Kalau cerita dari GL, korban itu punya hutang Rp650.000 dengan pamannya dan belum dikembalikan. GL minta bantuan saya untuk mendatangi korban, tidak tahu kalau akan jadi seperti itu,” ucapnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait