Kendala Teknis dan Non Teknis, Pembangunan Tower 20 KV ke Wahyuni Mandiri Tertunda Penyelesaian

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, OKI – PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah S2JB dan Unit Induk Pembangunan SBS terus melakukan upaya maksimal dalam menyelesaikan pembanguan SUTM Wahyuni Mandira sesuai target waktu dimana SUTM ini sangat diperlukan guna menyalurkan listrik ke kawasan tambak udang Wahyuni Mandira di Desa Bumi Pratama Mandira Kecamatan Sungai Penang Kabupaten Ogan Komering Ilir Provinsi Sumatera Selatan, dengan melintasi sungai Sidang sepanjang 549,01 meter dari Wilayah Desa Sidang Muara Jaya Kecamatan Rawajitu Utara Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung ke kawasan Kabupaten OKI.

Manajer Komunikasi PLN UIWS2JB Bakri mengatakan Target yang semula ditetapkan dapat selesai di 16 Februari 2021 belum dapat diselesaikan karena beberapa faktor kendala. Dengan ini PLN menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya.

Bacaan Lainnya

Progres saat ini dari 4 tower yang dibangun, 2 tower sudah selesai Pondasi dan Errection. Sedangkan 2 tower sedang dalam tahap finishing pondasi, pada tahap akhir dilanjutkan dengan penarikan kabel. Dengan sumber daya yang ada yang ada, kami dapat menuntaskan di 31 Maret 2021

Johar, Manajer Proyek saat dihubungi telepon menyampaikan ada beberapa kendala-kendala yang dihadapi selama pembangunan.

“Kondisi cuaca extrem yang sering hujan lebat, sehingga pekerjaan pekerjaan pondasi borepile, pengecoran pondasi dan erection tower dihentikan demi keamanan dan keselamatan pekerja. Kesulitan pekerjaan langsir material beton (semen, pasir, batu split) dan material baja tower menuju ke lokasi tower yang harus menggunakan perahu dan kapal motor,” ucapnya.

“Kondisi pasang surut sungai sehingga menyebabkan pekerjaan pondasi  dan Peralatan kerja mengalami kerusakan sehingga diperlukan waktu perbaikan dan pengadaan suku cadang mesin borepile dan concrete mixer. Solusi yang dilakukan ada dengan pembuatan jembatan akses material dan rakit penempatan mesin borepile,” tambah dia.

Dengan dukungan semua stakeholder terkait, pemerintah daerah, aparat desa, keamanan setempat dan kondisi kerja yang kondusif, kami berharap penyelesaian pembangunan ini dapat berjalan dengan lancar sesuai target sebagai komitmen dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan untuk melistriki kawasan Tambak Udang Wahyuni Mandira.(*)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait