Kerap Menodong Warga Pendatang di Palembang, Paman dan Keponakan Ditangkap Polisi

  • Whatsapp
Paman dan keponakan ditangkap tim Polsek IB II Palembang karena ketahuan menodong warga pendatang (Dede Febryansyah / Mattanews.co)
Paman dan keponakan ditangkap tim Polsek IB II Palembang karena ketahuan menodong warga pendatang (Dede Febryansyah / Mattanews.co)

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Bukannya mengajarkan kebaikan ke keponakannya AP (19), pelaku MI (20), warga Jalan PSI Lautan Kelurahan 35 Ilir Kecamatan Ilir Barat II Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) malah mengajak keponakannya untuk berbuat kriminal.

Akibatnya, paman dan keponakan tersebut ditangkap anggota Unit Reskrim Polsek Ilir Barat II di kediamannya, Senin (22/2/2021). Mereka ditangkap, karena sering melakukan aksi penodongan tak jauh dari kawasan rumahnya.

Bacaan Lainnya

Kapolsek IB II Palembang Kompol Ihsan mengatakan, kejadian berawal saat korban Padli Aksod (39), warga Jalan Ki Gede Ing Suro, mengantar seorang wanita di Lorong Kedukan 1, namun dihadang oleh para pelaku.

“Pelaku AP dan ED menghadang korban menggunakan kayu. sedangka MI menggunakan senjata tajam jenis pisau,” ujar Kompol Ihsan didampingi Kanit Reskrim Iptu Hermansyah, Kamis (25/2/2021).

Setelah korban berhenti, lanjut Kompol Ihsan, pelaku MI langsung menggeledah kantong korban dan mengambil ponsel dan uang sebesar Rp500.000.

Sementara pelaku AP dan ED berperan untuk menakuti-nakuti korban menggunakan kayu. Setelah kejadian tersebut, korban langsung melapor ke Polsek IB II Palembang,” jelasnya.

Atas laporan tersebut, anggota langsung bergerak cepat mencari tahu dan mendapati informasi keberadaan tersangka serta melakukan penangkapan.

“Selanjutnya, pelaku dan barang bukti yakni 1 unit jam tangan berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolsek IB II Palembang untuk menjalani proses lebih lanjut,” ujarnya.

Dari pengakuan pelaku AP, aksi penodongan yang kerap dilakukannya di kampungnya tersebut, selalu dilakukan terhadap korban yang diketahui bukanlah orang setempat.

“Di kampung itulah saya ditodong, kalau ada orang asing masuk ke kampung langsung saya todong. Setiap beraksi selalu berganti-ganti teman, kadang sama ED, kadang sama paman saya MI. Dan saya selalu menodongkan senjata api jenis korek untuk menakuti korban,” ujarnya.

Atas perbuatannya tersebut, kini paman dan keponakan tersebut mendekam di sel tahanan Polsek IB II Palembang. Keduanya dikenakan Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman diatas tujuh tahun penjara.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait