Penulis: Wita Farla WK, SE, MM

Sejak adanya pandemi Covid-19 dan memasuki masa new normal saat ini, kegiatan belajar mengajar lebih banyak menggunakan sistem Dalam Jaringan (Daring), sehingga para guru dituntut untuk meningkatkan kompetensinya.

Menurut Undang–Undang Guru dan Dosen nomor 14 tahun 2005, guru merupakan pendidik profesional. Dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni melalui pendidikan.

Untuk menjalankan tugas-tugas utamanya, guru dituntut untuk memiliki kompetensi.

Kompetensi berasal dari kata competence yang artinya kecakapan, kemampuan, dan wewenang. Melalui kompetensi yang dimiliki, seseorang dapat melaksanakan pekerjaannya dengan baik. Bagi guru, kompetensi akan berhubungan dengan proses belajar mengajar dan hasil belajar siswa.

Terdapat empat kompetensi yang harus guru miliki, yaitu Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Kepribadian, Kompetensi Sosial, dan Kompetensi Profesional.

Kompetensi Pedagogik merujuk pada kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran yang dilaksanakan, mulai dari merancang sampai mengevaluasi hasil belajar.

Kompetensi kepribadian ditunjukkan dengan kemampuan guru dalam bertindak, sesuai norma. Disini guru berperan sebagai contoh, atau panutan bagi siswa.

Kompetensi sosial adalah kemampuan guru dalam berkomunikasi dan berinteraksi, dengan orang lain seperti siswa dan rekan sesama guru.

Kompetensi profesional mengacu pada kemampuan guru dalam menguasai dan memanfaatkan teknologi, dalam kegiatan belajar mengajar.

Harapanya Guru, dapat menggunakan berbagai media pembelajaran yang menggunakan teknologi dan aplikasi-aplikasi tertentu, untuk melaksanakan pembelajaran secara daring.

Agar kegiatan pembelajaran secara daring dapat berlangsung secara efektif, hendaknya pihak sekolah dapat menyediakan berbagai infrastruktur, dan juga memfasilitasi kegiatan-kegiatan dalam meningkatkan kompetensi guru. Khususnya dalam penggunaan teknologi, seperti pelatihan-pelatihan dalam penggunaan aplikasi yang mendukung pembelajaran daring.

Penulis adalah Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya.

Editor: Fly

 191 Total Pembaca

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :