Reporter : Agustoni
LAHAT, Mattanews.co – Ketua TP PKK Kabupaten Lahat Lidya Wati Cik Ujang mengunjungi dua kelompok penerima PKH (Program Keluarga Harapan) di BandarAgung dan Pagan Agung Kecamatan Lahat, Rabu (08/01/2020). Kehadiran Lidya Wati Cik Ujang didampingi Kepala Dinas Sosial Lahat Drs H Iskandar MSi bersama tim.
Ketua TP PKK Lidyawati CIK ujang dalam sambutanya mengajak semua ibu ibu yang menjadi anggota kelompok penerima PKH untuk menjaga lingkungan, hidup sehat, dan mengurangi sampah plastik dalam
“Mari kita hidup sehat baik di keluarga danjuga di lingkungan, salah satunya dengan banyak makan sayur, dan makan seimbang, gizi anak dan ibu hamil harus diperhatikan untuk mencegah stunting pada anak,” ajaknya.
Begitu juga mari kita mulai mengurangi sampah plastik dengan tidak menggunakan minuman dalam kemasan, namun membiasakan diri membawa Tumbler sendiri supaya tidak minum dalam kemasan, salah satu cara mengurangi sampah plastik.
Lidya Wati Cik Ujang juga membagikan Tumbler untuk anggota penerima PKH di Kelurahan Pagar Agung maupun Kelurahan BandarAgung.
Sementara itu, Bupati Lahat Cik Ujang SH melalui Kepala Dinas Sosial Lahat Drs H lskandar MSi melalui Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial Lahat Sonny Martha mengungkapkan, ada 17.900 keluarga di Kabupaten Lahat penerima bantuan Pemerintah, hal tersebut sudah berjalan sejak tahun 2012.
“Selain bantuan dana yang disalurkan empat kali dalam setahun. Ada jugajadual pengarahan bagi kelompok penerima PKH setiap bulanya. Kalau dana langsung melalui BRI, diberikan kepada penerima setiap triwulan. Adapun program yang diberikan pendamping kepada anggota kelompok penerima PKH diantaranya tentang pendidikan, kesehatan ekonomi, perlindungan anak dan kesejahteraan Sosial,” jelas Sonny.
Hernilian (52), warga Bandar Agung Lahat penerima PKH mengungkapkan bantuan dana dari Pemerintah diperuntukkan bagi biaya pendidikan anak, yang besarannya tergantung tingkatan sekolah anak dari SD dan SMP berbeda beda.
“Alhamdulillah dana PKH sangat membantu, meringankan beban kami yang memiliki anak sekolah. Kami berharap pemerintah memberikan dana PKH bisa lebih lagi karena kebutuhan anak sekolah semakin hari semakin besar,” ungkap ibu rumah tangga ini.
Editor : Anang














