Motif Dendam, Residivis di Palembang Nekat Bakar Musala

  • Whatsapp
RM ditangkap Tim Polda Sumsel usai membakar musala di Palembang (Dede Febryansyah / Mattanews.co)
RM ditangkap Tim Polda Sumsel usai membakar musala di Palembang (Dede Febryansyah / Mattanews.co)

 

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Unit III Jatanras Polda Sumsel pimpinan Kanit Kompol Junaidi menangkap RM (44), warga 27 Ilir Palembang Sumatera Selatan (Sumsel).

Bacaan Lainnya

RM menjadi pelaku pembakaran musala, yang berada di kawasan Jalan Depaten Baru Kelurahan 28 Ilir Kecamatan Ilir Barat II Palembang, pada Kamis (11/3/2021) lalu.

Kasubdit III Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Suryadi mengatakan, kejadian pembakaran tersebut dipicu karena dendam.

“Pelaku merasa sakit hati dengan pengurus musala, karena ditegur saat meminjam bola lampu tanpa izin,” katanya, Kamis (18/3/2021).

Diungkapkannya, peristiwa kebakaran tersebut terjadi di musala di kawasan pemukiman padat penduduk.

Si jago merah langsung membumihanguskan musala hingga rata dengan tanah. Termasuk kitab suci Alquran dan perlengkapan lainnya.

“Mendapat laporan tersebut, kita melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku ini di rumahnya, yang tak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) tanpa perlawanan,” katanya di Palembang.

Junaidi mengakui, tersangka merupakan residivis dan telah beberapa kali masuk penjara dengan kasus berbeda.

“Dia ini residivis, sudah empat kali keluar masuk penjara. Salah satu kasusnya yakni penganiayaan dan kepemilikan senjata tajam,” ujarnya.

Saat diinterogasi, tersangka mengakui semua perbuatannya yang telah membakar musala. Tersangka nekat membakar rumah ibadah tersebut, karena sakit hati.

“Tidak ada motif lain, murni karena dendam. Tersangka mengakui memang sudah merencanakan pembakaran musala itu, dengan bermodalkan korek api dan sebuah sandal bekas,” ungkapnya.

Tersangka RM saat diinterogasi, mengakui aksi pembakaran yang dilakukannya, yang dilakukan pada Kamis dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB.

“Saya diam-diam membakar musala dengan cara membakar sandal jepit dan sebuah korek api. Lalu saya letakan di musala, setelah itu saya langsung kabur,” kata warga Palembang tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka RM kini ditahan di Mapolda Sumsel dan dijerat Pasal 187 KUHP ancaman hukuman pidana penjara paling lama 12 tahun.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait