BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Panen 35 Kg Lele, Lapas Sidoarjo Perkuat Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

×

Panen 35 Kg Lele, Lapas Sidoarjo Perkuat Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, SIDOARJO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sidoarjo memanen 35 kilogram ikan lele hasil budidaya di lingkungan lapas. Hasil panen tersebut akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga binaan melalui dapur lapas sekaligus mendukung program ketahanan pangan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Lapas Sidoarjo mengoptimalkan pemanfaatan lahan agar lebih produktif. Budidaya lele juga melibatkan warga binaan, mulai dari pemberian pakan, pemantauan kondisi kolam, hingga perawatan ikan selama masa pembesaran.

Kepala Lapas Kelas IIA Sidoarjo, Disri Wulan Agus Tomo, mengatakan program budidaya pangan terus dikembangkan agar memberikan manfaat nyata, baik untuk pemenuhan kebutuhan pangan maupun pembinaan keterampilan warga binaan.

“Panen lele ini merupakan salah satu wujud bahwa program ketahanan pangan di Lapas Sidoarjo terus berjalan dan memberikan hasil. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan sehingga semakin produktif dan memberikan manfaat bagi warga binaan,” ujar Disri, Rabu (7/10/2026).

Sebanyak 35 kilogram lele hasil panen selanjutnya disalurkan ke dapur lapas untuk diolah menjadi menu makanan warga binaan. Pemanfaatan hasil budidaya tersebut diharapkan dapat membantu mengoptimalkan ketersediaan bahan pangan dari lingkungan lapas.

Selain mendukung kebutuhan konsumsi, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan di bidang perikanan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal yang bermanfaat ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.

Lapas Sidoarjo berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan ketahanan pangan, baik melalui budidaya perikanan maupun pertanian.

Dengan keterlibatan aktif warga binaan, program ini diharapkan mampu membangun kemandirian, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat fungsi pembinaan di dalam lapas.

Penulis: Sulis Setiyo Wati