MATTANEWS.CO, MALANG – Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang terus mendorong pembenahan tata kelola perusahaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan air minum kepada masyarakat.
Langkah tersebut salah satunya dilakukan melalui benchmarking study ke Kantor Pusat Perum Jasa Tirta I di Kota Malang.
Kunjungan ini menjadi momentum bagi jajaran Perumda Tirta Kanjuruhan untuk mempelajari praktik pengelolaan perusahaan sekaligus menggali strategi yang dapat diterapkan dalam memperkuat manajemen internal.
Bukan sekadar kunjungan kelembagaan, agenda tersebut diarahkan sebagai ruang bertukar pengalaman mengenai pengelolaan organisasi, sistem kerja, hingga pengukuran kinerja perusahaan. Sejumlah aspek strategis menjadi perhatian, terutama penataan struktur organisasi, penyempurnaan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK), serta optimalisasi Key Performance Indicator (KPI) sebagai instrumen pengendalian dan evaluasi kinerja.
Rombongan Perumda Tirta Kanjuruhan diikuti jajaran direksi, Kepala Satuan Pengawasan Intern (SPI), Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang), serta sejumlah kepala bagian. Mereka diterima jajaran manajemen Perum Jasa Tirta I yang diwakili Sekretaris Perusahaan, Vice President Manajemen Risiko dan Kepala Divisi Human Capital.
Forum tersebut sekaligus mempertemukan dua institusi yang memiliki perhatian kuat terhadap pengelolaan sumber daya air. Dari pertemuan itu, Perumda Tirta Kanjuruhan berupaya memperoleh perspektif baru mengenai bagaimana organisasi dibangun secara efektif, risiko dikelola, serta kinerja setiap lini dapat diukur secara lebih objektif.
Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan menegaskan, pembelajaran dari Perum Jasa Tirta I menjadi bagian dari proses evaluasi dan penguatan manajemen perusahaan.
Ia menyebut, penataan organisasi dan penerapan indikator kinerja yang jelas harus berjalan beriringan dengan peningkatan efisiensi operasional. Dengan demikian, pembenahan internal tidak hanya berdampak pada kinerja perusahaan, tetapi juga bermuara pada peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan.
“Kami ingin terus melakukan pembenahan dengan belajar dari praktik-praktik yang sudah berjalan baik. Penataan organisasi, penguatan SOTK dan KPI yang terukur diharapkan mampu meningkatkan efektivitas operasional sekaligus kualitas pelayanan kepada pelanggan dan masyarakat Kabupaten Malang,” ujarnya, Selasa (7/10/2026).
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, kedua pihak juga melakukan pertukaran cinderamata. Perumda Tirta Kanjuruhan turut memberikan dukungan sponsorship terhadap penerbitan buku Brantas dan Karangkates sebagai bagian dari penguatan kolaborasi sekaligus dukungan terhadap dokumentasi dan kepedulian atas pengelolaan sumber daya air di Jawa Timur.
Bagi Perumda Tirta Kanjuruhan, hasil benchmarking diharapkan tidak berhenti pada pertukaran gagasan. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh menjadi bahan untuk mengevaluasi sistem yang telah berjalan, kemudian disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik perusahaan daerah.
Pembenahan tersebut menjadi penting di tengah tuntutan terhadap badan usaha pelayanan publik untuk semakin transparan, terukur, efisien dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Karena itu, penguatan tata kelola ditempatkan sebagai fondasi untuk menjaga keberlanjutan kinerja perusahaan.
Dengan langkah tersebut, Perumda Tirta Kanjuruhan menargetkan terbangunnya sistem manajemen yang lebih profesional, akuntabel dan adaptif.
Pada akhirnya, peningkatan kualitas tata kelola diharapkan mampu memperkuat kinerja perusahaan, sekaligus menghadirkan pelayanan air minum yang semakin optimal bagi masyarakat Kabupaten Malang.














