Reporter : Nasir
BANYUASIN, Mattanews.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel) akan membangun akses jalan poros baru, bagi masyarakat Kecamatan Air Saleh.
Pembangunan jalan ini, karena jarak tempuh akses jalan saat inj lebih jauh. Lalu, badan jalan sering banjir jika air pasang.
Sehingga membuat jalan tersebut berkubang lumpur dan sulit untuk dilintasi masyarakat.
Jalan poros baru tersebut, rencannya dengan panjang sekitar 15 Kilometer. Dan akan melintasi perkebunan sawit milik seorang warga.
Serta akan melintasi tanah milik warga Desa Teluk Tenggirik Kecamatan Air Kumbang.
Para pemilik lahan sendiri, sudah menyatakan kesediaannya untuk menghibahkan tanah mereka ke Pemkab untuk dibangun jalan poros baru tersebut.
Untuk membuat jalan poros baru ini, Bupati Banyuasin Askolani dan Wakil Bupati (Wabup) Slamet, telah memasukan perencanaannya dalam program Infrastruktur bagus.
Serta Tim Dinas PUTR yang diketuai Kepala Dinas (Kadis) PUTR Ardi Arfani, yang telah melakukan survey ke titik lokasi jalan baru tersebut.
Bupati Askolani mengatakan, jalan poros baru Kecamatan Air Saleh ini akan terhubung dengan jalan Perambahan. Dan menuju Air Saleh yang saat ini tengah dikerjakan cor beton.
Sehingga nantinya bisa mempermuda akses transportasi masyarakat di wilayah ini.
“Jalan yang ada sekarang sulit untuk di perbaiki. Selain terlalu jauh juga sangat mudah tergenang banjir. Maka badan jalannya selalu rusak,” ucapnya, Selasa (16/6/2020).
Maka setelah dilakukan kajian dan diskusi bersama stakeholder dan instansi terkait, akhirnya jalan poros ke Air Saleh ini dipindahkan ke arah kebun sawit.
“Serta diDesa Teluk Tenggirik dan PT Andira. Ini jarak tempuhnya lebih singkat sekitar 15 kilometer,” katanya.
Tim survey dari Dinas PUTR, lanjutnya, sudah terjun ke lapangan dan syukur warga yang lahan sawit.
Tanah warga yang terkena rencana pembangunan jalan poros tersebut sudah siap untuk menghibahkan ke Pemkab Banyuasin.
‘Paling lambat 2021 mulai dibangun, tetapi bila memungkinkan anggaran perubahan 2020 akan dimulai pembuatan trase jalan utamanya. Yang melintasi Desa Teluk Tenggirik dan kebun sawit milik warga bernama Candra,” ucapnya.
Dengan dibangunnya jalan poros tersebut Bupati Askolani optimis bisa memperpendek jarak tempuh, mempermuda akses trasnportasi masyarakat dan juga dampak lainnya perekonomian masyarakat Air Saleh akan semakin tumbuh.
“Cita-cita saya bersama pakde Slamet, semua jalan poros penghubung antar kecamatan kita bangun dan menjadi prioritas. Baik dengan cor beton , agregat maupun aspal hotmix. Sehingga perekonomian masyarakat makin hidup, dan yang pasti desa-desa disana tidak terisolir lagi,” ucapnya.
Editor : Nefri














