MATTANEWS.CO, SERGAI – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai segera akan mempekerjakan sebanyak 50 tenaga kontrak baru, yang mana nantinya akan di tugaskan sebagai petugas kebersihan Drainase serta Jalanan provinsi dan kabupaten di Serdang Bedagai
Hal tersebut di sampaikan Bupati Sergai H.Darma Wijaya dihadapan awak media saat melepas 30 Tenaga Kontrak baru yang ditugaskan untuk membersihkan Drainase serta jalanan, di Halaman Kantor Bupati di kecamatan Sei Rampah, Selasa (4/5/2021)
“Ya, segera akan kita rekrut sebanyak 50 tenaga kontrak kebersihan. Hari ini masih 30 orang yang kita gerakan terlebih dahulu, Sisanya akan menyusul,” ujarnya.
Perlu di ketahui Petugas kebersihan ini disebut sebagai ” Pasukan Merah “, dimana petugas ini berada di bawah kendali Dinas Lingkungan Hidup dan tugasnya berkeliling melakukan kebersihan demi mewujudkan Sergai Tanah Bertuah Negeri Beradat yang bersih
H.Darma Wijaya yang akrab disapa dengan Bung Wiwik berharap dengan adanya pasukan merah, saluran parit yang selama ini tersumbat bisa lancar mengalirkan air
Dimana peran Pemerintah selama ini telah membangun parit-parit sebagai saluran drainase untuk mencegah banjir.
“Tapi sayangnya banyak yang tidak berfungsi. Makanya kami siapkan pasukan merah untuk membersihkan seluruh parit serta jalanan yang tersebar di jalan kabupaten atau provinsi,” paparnya
Sedangkan, untuk yang di desa desa, Darma wijaya mengatakan akan di andalkan dua orang petugas kebersihan juga tapi hasil dari rekrutan desa itu sendiri
“Jadi di kabupaten sergai mempunyai 243 desa dari 17 kecamatan dengan total petugas berjumlah 536 orang. Jika pasukan ini di gerakan secara serentak, Sergai pasti lebih baik,” ungkapnya Bupati dengan yakin
“Teknis dalam pekerjaannya nanti Petugas desa jangan ke kabupaten, Begitu juga sebaliknya. Jika sekali Serentak semua, saya yakin perubahan itu akan nampak dan terasa untuk rakyat,” ungkapnya
Sementara terkait dengan honor, Kepala Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Sergai H.Panasean Tambunan menjelaskan Pasukan Merah ini akan mendapatkan gaji setara dengan pegawai honorer yang bekerja di Kantor Bupati.
“Selain itu, mereka juga mendapat jaminan kesehatan,” tandasnya.















