Pendapatan Merosot, Pedagang Pasar Kuliner Kota Kualasimpang Mengadu ke DPRK

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, ACEH TAMIANG – Merosotnya pendapatan dari hasil penjualan, puluhan pedagang pasar kuliner Kota Kualasimpang mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang. Kondisi diperparah dengan adanya tiga kali surat teguran dari Kepala Dinas Koperindakop Aceh Tamiang, Kamis (10/6/2021).

Ketua Koordinator Pedagang malam Kota Kualasimpang, Ivan, menjelaskan, pedagang ikut berpartisifasi dibuat pasar kuliner untuk menjadi icon kota kualasimpang.

“Tapi, seiring berjalan waktu, pedagang mulai pergi dan kembali berjualan di tempat semula emperan toko, karena pendapatan jualan merosot tajam dari sebelumnya, sementara uang operasional lebih besar dan pendapatan tidak dapat mencapai ratusan ribu setiap bulannya,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, perlu adanya pembenahan dalam pasar kuliner sehingga penjual mau kembali lagi seperti, tata lokasi penjual, tempat parkir dan Parkiran.

“Namun, hal itu diperparah, ketika kami sudah jualan di tempat semula. Diberikan surat teguran sebanyak tiga kali untuk kembali ke pasar kuliner. Ini yang kami khawatirkan akan terjadi eksekusi/penggusuran nanti malam,” papar Ivan.

Salah satu pedagang, Wili menjelaskan, penurunan/merosotnya pendapatan pedagang semalam mencapai sekitar 70 persen dari Rp 150.000 menjadi Rp 30 ribu, bahkan sama sekali tidak ada pembeli alias tidak ada pendapatan.

“Kondisi saat ini sangat menghimpit kami, orang kecil. Perlu diketahui, sampai saat ini, belum ada kesepakatan pedagang dengan pemerintah daerah untuk berjualan di pasar kuliner, mulai dari bulan januari-oktober 2020,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi II DPRK Aceh Tamiang, H Saiful Sofyan mengatakan, pada dasarnya sebagai wakil rakyat, pihaknya akan menampung aspirasi masyarakat khususnya pedagang kuliner dan selanjutnya akan disampaikan ke Ketua Dewan.

“Hasilnya nanti kita akan merekomendasikan ke eksekutif, untuk bahan pertimbangan,” ungkapnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait