BERITA TERKINI

Pengundian Nomor Urut, Dua Cawabup Tulungagung Legowo

×

Pengundian Nomor Urut, Dua Cawabup Tulungagung Legowo

Sebarkan artikel ini
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung Hj.Susilowati dan Cawabup H.Gatut Sunu Wibowo, S.E., (kiri) Ketua DPD Partai NasDem Achmad Djadi, S.Sos dan Cawabup Panhis Yody Wirawan usai pengambilan nomor urut, Sabtu (4/9) Foto: Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Hal menarik pada saat Pengundian nomor urut Calon Wakil Bupati Tulungagung sisa masa jabatan 2018-2023 dengan menggunakan sistem melemparkan koin.

Saat dijumpai, Ketua khusus Panitia Pemilihan Cawabup Tulungagung sisa jabatan 2018-2023 Suprapto mengatakan sistem melemparkan koin tersebut dilakukan untuk memilih siapa paling duluan mengambil nomor urut tersebut.

“Iya benar, sengaja kita lakukan untuk menghindari hal negatif, maka dengan demikian jadi transparan, siapa berhak paling dulu ambil nomor didalam toples (nomor berada didalam bola kecil red.),” kata Buyung sapaan akrabnya, usai agenda pengundian itu, di Graha Wicaksana lantai dua gedung DPRD Tulungagung, Sabtu (4/9/2021) Sore.

Legislator Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan menambahkan tahapan proses pengundian nomor urut tersebut merupakan dasar pembuatan surat suara.

“Jadi begini, nomor urut 1 H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., dari Cawabup PDI Perjuangan sedangkan nomor urut 2 Panhis Yody Wirawan, S.H., M.Kn dari Cawabup Partai Nasional Demokrat (NasDem),” tambah Buyung lebih akrab disapa itu.

“Usai rapat, surat suara akan kita cetak, dengan estimasi (perkiraan red.) enam hari akan selesai, selanjutnya disortir mana surat yang bisa dipakai dan tidak,” imbuhnya.

Buyung menjelaskan, untuk kebutuhan kertas suara yang dicetak sesuai ketentuan dari jumlah hak pilih ditambah 5 persen.

“Jumlah hak pilih itu ada 49 anggota dewan kalau ditambah 5 persen berarti total ada 55 kartu suara yang akan dicetak,” terangnya.

Tahapan proses selanjutnya, lebih lanjut Buyung memaparkan agenda visi misi Cawabup dilaksanakan pada Jum’at 17 September 2021 sekira pukul 13.00 WIB.

“Sedangkan pemungutan suara, dilaksanakan keesokan harinya Sabtu (18/9) sekira pukul 09.00 WIB dengan cara mencoblos,” tukasnya.

Sementara itu, Cawabup PDI Perjuangan H.Gatut Sunu Wibowo, S.E., mengatakan dalam pengundian nomor urut, tidak mempersoalkan mendapat nomor urut berapa.

“Jadi begini, menurut saya nomor 1 atau nomor 2 itu sama saja, paling penting situasi kondisi di Tulungagung kondusif,” kata Pria berprofesi Pengusaha itu.

“Dengan mendapat nomor urut 1 ini, bersyukur Alhamdulilah,” sambungnya.

Lebih lanjut Gatut menjelaskan, untuk pertanyaan yang bersifat teknis mempersilahkan kepada Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung.

“Monggo (silakan.red) hal lain ditanyakan ke Ibu Ketua (Hj.Susilowati.red), sedangkan terkait target perolehan suara berapa kita serahkan pada saat pemungutan suara,” terang Pemilik Romo Wijoyo Group itu.

“Pada intinya, terpilih sebagai Wabup Tulungagung optimis menang, namun demikian selaku insan manusia kita hanya berikhtiar dan berusaha, urusan menang dan kalah kehendak Allah SWT,” imbuhnya.

Hal serupa disampaikan Cawabup Partai NasDem Panhis Yody Wirawan, S.H., M.Kn hasil pengundian ini tidak mempermasalahkan.

“Iya benar, dapat nomor 2 syukur Alhamdulillah, kita bersyukur bersama-sama dan paling penting membuat Tulungagung terbaik buat kita bersama, Amiin,” ucap notaris itu.

Ia menambahkan, sebagai Cawabup Partai NasDem hanya menjalankan instruksi dari partainya.

“Terkait masalah lobi melobi maupun target perolehan suara kita serahkan kepada Ketua DPD Partai NasDem Tulungagung Achmad Djadi, S.Sos,” tambahnya.

“Tugas saya hanya melakukan silahturahmi kepada teman-teman di gedung dewan, istilahnya tak kenal maka tak sayang,” imbuhnya.

Menurutnya, pemaparan visi misi masih pada Jum’at 17 September 2021.

“Jadi begini rekan wartawan, visi misi kita tunggu saja, nanti tanggal 17, namun demikian yang pasti Insya Allah secara umum tidak lepas dari yang ditetapkan waktu itu jadi tidak ada perubahan,” ujarnya.

“Bicara target perolehan suara, biarlah ranah dari Pak Ketua NasDem (Achmad Djadi red.) yang menjawab,” sambungnya.