PN Muara Bulian Jalin Kerjasama Pemkab Batanghari

MATTANEWS.CO, BATANGHARI – Ketua Pengadilan Negeri (PN) Muara Bulian Kelas II Enan Sugiarto dan Bupati Batanghari M. Fadhil Arief, lakukan Penandatanganan antara Pengadilan Negeri Muara Bulian dan Pemerintah Kabupaten Batanghari tentang kerjasama Pelayanan Publik, Jumat Sore (09/04/2021).

Dalam acara Peluncuran Aplikasi SIGESIT (Sistem Informasi Izin Geledah Sita Penahanan) yang dilaksanakan di Kantor Pengadilan Negeri Muara Bulian Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Muara Bulian tersebut, dilaksanakan pula kegiatan Penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) antara Pengadilan Negeri Muara Bulian, Polres Batanghari, Kejaksaan Negeri Batanghari dan BNN Kabupaten Batanghari tentang pemanfaatan Aplikasi SIGESIT.

Dalam sambutannya Ketua PN Muara Bulian Kelas II Enan Sugiarto katakan, bahwa PN Muara Bulian bersama dengan lembaga peradilan lainnya, telah diusulkan dalam proses Pembangunan Zona Integritas. Untuk mensukseskan hal tersebut dilakukan langkah strategis, membuat, mengembangkan dan menetapkan program/kebijakan/inovasi.

“Secara umum PN Muara Bulian menyediakan Pelayanan Admistrasi Persidangan, Bantuan Hukum, Pengaduan, Permohonan Informasi. Pelayanan tersebut harus mudah diakses, transparan dan terukur sebagai solusi telah tersedia Pelayanan Terpadu Satu Pintu, yang menyediakan meja layanan kepaniteraan, layanan urusan umum, serta meja informasi dan pengaduan,” ungkap Ketua PN Muara Bulian Kelas II Enan Sugiarto.

Lanjut Enan, Dengan dukungan beberapa aplikasi untuk efektifitas pelaksanaan pelayanan diantaranya, Sistem Informasi penelusuran perkara, jadwal sidang dan informasi berkaitan sidang lainnya. Direktori Putusan, Eraterang, E Court dan PTSP+.

“Atas evaluasi pelayanan, ditemukan beberapa kendala selama proses pengajuan izin dan oersetujuan geledah, sita dan perpanjangan penahanan, kendala karena waktu cukup lama, hambatan geografis dan jarak yang cukup jauh,” sambungnya.

Sementara itu, Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief mengatakan, pihaknya menyadari masih banyak kekurangan-kekurangan di Kabupaten Batanghari, dan masih ada masyarakat yang belum terbiasa akan teknologi dan masih terbiasa dengan pelayanan tatap muka. Tidak hanya itu saja, pelayanan dengan menggunakan aplikasi juga dapat meminimalisir pungli.

“Dalam kondisi covid-19, pelayanan dengan menggunakan teknologi sangat dibutuhkan. Hal tersebut guna memutus rantai penyebaran virus, dan mengurangi pelayanan dengan tatap muka serta meminimalisir pungli,” kata M. Fadhil Arief.

Pemerintah Kabupaten Batanghari sangat mendukung penuh, adanya pelayanan-pelayanan berbasis teknologi. SKPD diminta aktif untuk bekerja sama dengan berbagai instansi terkait, pelayanan kerjasama MoU.

“Tdak mungkin tugas dapat diselesaikan, tanpa ada peran serta dari instansi lainnya. Sekali lagi saya ucapkan selamat atas peluncuran aplikasi ini, semoga dapat memberikan manfaat untuk kita semua” pungkasnya.

Adapun penandatanganan MOU Kesepakatan antara Pemkab Batanghari dan PN Muara Bulian diantaranya, perlindungan dan hak anak dan anak yang berhadapan dengan hukum. Pemanfaatan NIK, e-KTP, KIA dalam layanan proses persidangan. Pengelolaan info layanan perkara. Pengelolaan data dan informasi statistic. Optimalisasi layanan bagi penyandang disabilitas dan layanan kesehatan bagi aparat pengadilan dan masyarakat pencari keadilan.

Turut hadir Kapolres, Kajari, Dandim/Pabung, Ketua Pengadilan Agama, Kepala BNN, Kalapas Klas IIB Muara Bulian serta beberapa kepala SKPD di Batanghari yang terkait kegiatan tersebut.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait