Polda Sumsel Ungkap 52 Kasus Narkotika Dalam Sepekan

  • Whatsapp
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi (Dede Febryansyah / Mattanews.co)
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi (Dede Febryansyah / Mattanews.co)
MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Selama pekan III Februari 2021, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel dan jajaran polres di Sumatera Selatan (Sumsel), mengungkap puluhan kasus narkotika. Selain itu, sebanyak 62 orang tersangka kasus narkotika ditangkap.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan, di pekan ketiga Februari 2021, jajaran Ditres Narkoba Polda Sumsel mengungkap 52 kasus narkoba dan menangkap puluhan tersangka, serta sejumlah barang bukti narkotika lainnya.
“Dari 62 tersangka yang ditangkap, 47 tersangka diantaranya merupakan pengedar dan 15 tersangka lainnya merupakan pemakai narkoba,” ucapnya, Senin (22/2/2021).
Sementara untuk barang bukti yang disita, yakni narkotika jenis sabu sebanyak 709,25 gram, ganja 232,3 gram dan 75 butir pil ekstasi.
Dari segi kuantitas banyaknya Laporan Polisi (LP) yang diungkap, kata Supriadi, Polrestabes Palembang menjadi yang terbanyak mengungkap dengan 10 LP dan 12 tersangka, disusul Polres Muaraenim dengan 7 LP dan 7 tersangka.
Kemudian dari Polres OKU Timur dengan 6 LP dan 7 tersangka, Polres Pagaralam 4 LP dan 6 tersangka, Polres Musi Rawas 4 LP dan 4 tersangka.
Lalu, di Polres Lubuk Linggau 3 LP dan 4 tersangka, Polres Banyuasin, Polres Muba dan Ditresnarkoba Polda Sumsel masing-masing dengan 2 LP dan 3 tersangka.
Dari Polres Lahat, Polres Prabumulih dan Polres PALI masing-masing dengan 2 LP dan 2 tersangka. Polres Ogan Ilir, Polres OKI, Polres OKU, Polres Empat Lawang dan Polres Muratara masing-masing dengan 1 LP dan 1 tersangka. Sementara dari Polres OKU Selatan dengan 1 LP dan 2 tersangka.
Menurutnya, dengan disitanya sejumlah barang bukti narkotika seperti sabu, ganja dan pil ekstasi. Dengan ini, aparat kepolisian telah menyelamatkan sebanyak 5.566 anak bangsa dari penyalahgunaan narkotika.
“Dengan terungkapnya sejumlah kasus peredaran narkotika, Polda Sumsel tidak henti-hentinya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu melakukan pengawasan terhadap anak dan keluarga masing-masing dari pengaruh buruk narkoba yang dapat merusak generasi penerus bangsa,” katanya di Polda Sumsel.

Print Friendly, PDF & Email

Bagikan :

Pos terkait