Jatanras Polda Sumsel Tembak Pelaku Perampokan Toko Emas

  • Whatsapp
US, US (40), warga Kelurahan 12 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) ditangkap Unit Jatanras Polda Sumselusai merampok di toko emas di kawasan Sayangan Palembang (Dede Febryansyah / Mattanews.co)
US, US (40), warga Kelurahan 12 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) ditangkap Unit Jatanras Polda Sumselusai merampok di toko emas di kawasan Sayangan Palembang (Dede Febryansyah / Mattanews.co)

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – US (40), warga Kelurahan 12 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I Palembang Sumatera Selatan (Sumsel), masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) di Jatanras Polda Sumsel.

US terbukti menjadi tersangka perampokan toko emas, di kawasan sayangan Palembang, pada tahun 2018 silam. Akhirnya, US ditangkap dan ditembak Unit IV Jatanras Polda Sumsel pimpinan AKBP Zainuri.

Bacaan Lainnya

“Tersangka ini merupakan pelaku tunggal perampokan toko emas. Usai merampok, tersangka langsung kabur ke daerah Serang Banten,” ujar Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel, Kompol Suryadi, Jumat (19/2/2021).

Suryadi menjelaskan, tersangka US ditangkap Unit IV Jatanras pada hari Jumat (19/2/2021) dini hari, sekitar pukul 04.00 WIB.

Saat akan ditangkap, tersangka mencoba kabur, sehingga aparat kepolisian terpaksa melumpuhkan langkah US dengan tembakan di bagian kakinya.

“Tersangka ditangkap saat sedang berada di kediamannya di kawasan 12 Ulu Palembang. Namun pada saat ditangkap, tersangka berupaya melarikan diri sehingga kita berikan tindakan tegas dan terukur,” ujarnya.

Dalam aksinya, kata Suryadi, tersangka ini awalnya melihat Toko Emas Sinar Mas dalam kondisi sepi, yang hanya dijaga oleh 2 orang. Melihat situasi aman, tersangka berniat melakukan perampokan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Dari niat itu, tersangka melakukan perampokan di TKP, dengan cara memecahkan etalase tempat memajang emas di toko tersebut dengan menggunakan linggis. Tersangka langsung mengambil emas dengan mengunakan tangan,” katanya.

Dari pengakuan tersangka, aksi perampokan itu nekat dilakukan lantaran kepepet hutang. Usai merampok, tersangka kabur ke tepian perairan Sungai Musi dan bersembunyi dari kejaran warga sekitar.

“Tersangka mengaku saat itu kepepet karena hutang. Warga yang melihat tersangka kabur mencoba mengejar, namun kehilangan jejak. Setelah aman tersangka pulang kerumah dengan naik perahu ketek, dan sore harinya tersangka melarikan diri ke Serang, Banten,” ujarnya di Polda Sumsel.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 365 KUHPidana dengan ancaman di atas tujuh tahun penjara.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait