Proyek Pembangunan Laboratorium di RSUD Kapuas Alami Hambatan

  • Whatsapp
Laboratorium di RSUD Kabupaten Kapuas Kalteng yang belum rampung dibangun (Angga / Mattanews.co)
Laboratorium di RSUD Kabupaten Kapuas Kalteng yang belum rampung dibangun (Angga / Mattanews.co)

 

MATTANEWS.CO, KAPUAS – Pemerinta pusat melalui Kementrian Kesehatan (Kemenkes) terus meningkatkan pelayanan kesehatan di seluruh daerah di Indonesia. Salah satunya menghadirkan laboratorium di rumah sakit, untuk penunjang sarana prasarana di fasilitas kesehatan (faskes).

Bacaan Lainnya

Namun kondisi berbeda di di RSUD Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah (Kalteng) sebagai penerima manfaat dari keberadaan bangunan laboratorium.

Ruang laboratorium di rumah sakit tersebut, baru saja selesai dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kapuas,melalui Bidang Cipta Karya PU Kapuas.

Pembangunan laboratorium tersebut, dialokasikan dari Anggaran Belanja Terbatas (ABT) lebih dari Rp1 miliar di tahun 2020 kemarin. CV. Vilia menjadi pemenang tender proyek dan sebagai kontraktor pelaksana proyek laboratorium RSUD Kapuas.

Bagian dalam laboratorium di RSUD Kabupaten Kapuas Kalteng yang belum rampung dibangun (Angga / Mattanews.co)
Bagian dalam laboratorium di RSUD Kabupaten Kapuas Kalteng yang belum rampung dibangun (Angga / Mattanews.co)

Dari pantauan Mattanews.co, pembangunan laboratorium tersebut hingga kini belum sepenuhnya rampung. Seperti di bagian lantai bangunan belum selesai dibangun.

Kepala Bidang (Kabid) PU Cipta Karya Kapuas Jhony melalui Pejabat Pelaksana Tehnik Kegiatan (PPTK) PU Cipta Karya Umi Lono mengatakan, pekerjaan tersebut sudah selesai per Desember 2020 lalu.

Namun diakuinya, ada beberapa item pekerjaan yang belum dilaksanakan oleh pihak kontraktor pelaksana bangunan Labutarium RSUD Kapuas. Salah satunya pengecatan epoksi lantai bangunan laboratorium tersebut.

“Belum dikerjakan, karena pengaruh dari kadar air yang belum mencapai level 25 persen,” ujarnya, yang juga Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan Sistem Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Permukiman ( PSPAM & PLP) Kapuas.

Selain itu faktor cuaca juga menjadi kendala pengecatan epoksi lantai laboratorium. Terlebih beberapa waktu terakhir Kabupaten Kapuas diguyur hujan, yang mempengaruhi kadar air tersebut.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait