Puluhan Aktivis Barikade 98 Geruduk Kantor UPT Pemasaran Plaju

  • Whatsapp

 

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Puluhan masa aksi yang tergabung dari Aktivis Barikade 98 menggelar aksi unjuk rasa.

Bacaan Lainnya

Mereka melakukan protes terkait penimbunan ilegal Bahan Bakar Minyak (BBM) di kawasan depo pengisian BBM Kertapati dalam radius 2 Kilometer (Km).

Serta meminta pertamina melakukan penertiban pangkalan penimbunan ilegal BBM di Desa Ibul Besar II.

Kegiatan aksi protes dari Aktivis Barikade 98 tersebut berlangsung di Kantor UPT Pemasaran Plaju, Jalan Jenderal Ahmad Jani, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang, Selasa (6/4/2021).

Kegiatan aksi unjuk rasa tersebut di pimpin langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Barikade 98 Sumsel, Bambang Purnomo.

Koordinator Aksi (Korak), Des Lefri, didampingi Koordinator lapangan (Korlap), Andreas OP dalam orasinya mengatakan, aktivis barikade 98 meminta dan menyuarakan kepentingan masyarakat Desa Ibul Besar II.

Yang mana sudah mengalami ledakan dari penimbunan BBM di RT 12 Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir.

“Kami meminta agar Pertamina UPT 2 dan Pertamina Kertapati segera menindaklanjuti persoalan yang ada di BBM itu, karena kita masuk ring satu. Jadi kegiatan penimbunan ilegal BBM terutama di RT 12 sangat miris sekali, sehingga mengakibatkan terjadinya, ledakan pada 26 Februari 2021 lalu,” ujar Des Lefri dalam orasinya.

Des Lefri mengatakan, bahwa sempat anak-anak di datangkan para Psikologi, karena terdampak terjadinya insiden yang menghanguskan 6 rumah, 3 mobil dan 6 motor tersebut.

Menurutnya, dari jawaban pihak Pertamina sampai saat ini belum ada kekuatan hukum yang pasti.

“Mereka hanya berjanji akan menindaklanjuti dan ada perkataan bahwa Kabupaten Ogan Ilir itu bukan wilayah wewenang dari mereka, padahal Pertamina Sumbagsel dari depot Pertamina itu ke tempat kita, lantaran penimbunan BBM terjadi ledakan sekitar 1 Km,” imbuhnya.

Menurutnya, para aktivis barikade 98 akan melakukan aksi ke Pertamina Pusat dan ke Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Karena pihaknya kurang mendapatkan respon yang memadai dan tidak masuk logis pikiran mereka.

“Perwakilan Barikade 98, kemungkinan besok akan berangkat langsung ke Jakarta terkait persoalan penimbunan BBM ilegal ini,” katanya.

“Jika perlu lengserkan dari pihak-pihak UPT dan depot Pertamina serta oknum Aparat Penegak Hukum (APH) yang diduga melakukan pembiaran dengan ledakan yang sudah sering terjadi,” ucapnya.

Des Lefri menambahkan, bahwa tuntutan tersebut harga mati, tidak ada tawar-menawar.

Khususnya untuk masyarakat RT 12 Desa Ibul Besar II, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, jangan ada lagi penimbunan.

Sementara Itu, Humas UPT pemasaran Plaju, Ujang Supriadi mengucapkan berterima kasih kepada teman-teman yang telah menyampaikan aspirasi ini, laporan ini akan di sampaikan dan di teruskan kepada pimpinan.

“Serta pihak UPT Pertamina akan memanggil dan miminta keterangan masyarakat setempat, dan kami juga akan berkoordinasi kepada pihak yang terkait,” katanya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait