Ramai dan Mengedukasi, Ini Diskusi Santai PWI Prabumulih Tentang Pencegahan Korupsi

MATTANEWS.CO, PRABUMULIH – Masih memperingati Hari Korupsi Sedunia 2022, Persatuan Wartawan Indonesi (PWI) Kota Prabumulih menggelar Diskusi Santai Anti Korupsi dengan tema ” Peran PWI Dalam Pencegahan Tipikor Untuk Menunjang Pembangunan di Kota Prabumulih”.

Dalam diskusi santai ini, sebagai Narasumber yaitu Kajari Prabumulih Roy Riady SH MH, Inspektur Pemkot Prabumulih Indra Bangsawan SH MH dan Direktur SCW Sumsel M. Sanusi As SH MM. Para peserta dari beberapa OPD Pemkot, Camat dan Lurah, Kepala SD dan SMP juga Ormas serta LSM yang ada di Prabumulih.

Tidak hanya itu, acara diskusi yang di prakarsai PWI ini juga dilakukan penyerahan penghargaan pada Pemkot Prabumulih, Kejari Prabumulih, Inspektorat dan Sriwijaya Coruption Wach (SCW) Sumsel terkait kemitraan dan sinegertitas yang terjalin dengan insan Pers Kota Nanas.

Disatu tempat yang sama Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua PWI Prabumulih Mulwadi atau yang akrab disapa Kemong di Pendopoan Rumah Dinas Walikota Prabumulih, Selasa (27/12/2022).

Ketua PWI Prabumulih dalam sambutannya mengatakan, Wartawan akan selalu berkomitmen baik melalui karya pemberitaan maupun dalam keseharian, yang akan mendukung dan bersama melakukan pencegahan korupsi untuk kemajuan pembangunan di Kota Prabumulih.

“Kita selaku media tetap dalam fungsi selaku pengawas dan kontrol sosial perihal korupsi, pemberitaan berimbang dan dituntut edukasi serta sosialisasi adalah cara kami selaku jurnalis untuk mensiarkan akan bahayanya budaya korupsi itu,” ungkap Kemong.

Lanjutnya, Wartawan adalah sebuah profesi, profesi yang dilindungi undang – undang PERS dan kode etik jurnalistik.

Bacaan Lainnya

“Terima kasih atas keterbukaan pejabat publik dan lainnya yang sejauh ini telah bersama untuk menyampaikan berbagi informasi ke masyarakat. Terkhusus untuk kegiatan diskusi santai hari ini yang telah hadir bersama sama kami,” ujar Ketua PWI Prabumulih.

Ditempat yang sama salah satu Narasumber, Kajari Prabumulih dalam pembukaan materinya menegaskan bahwasanya hampir semua media menyoroti masalah korupsi. Bahkan pada KTT, Korupsi masuk dalam urutan ke 2 dalam pembahasan bangsa.

“Maju suatu negara dan bangsa serta organisasi tidak lepas dari peran media. Rekan-rekan media menjadi salah satu pilar bangsa,” ujar Roy Riady.

Lanjut, akunya pak Roy, bahwasanya mutlak peran PWI dalam upaya pencegahan tipikor untuk menunjang pembangunan di Kota Prabumulih.

“Kalau bicara mengawal pembangunan tentu tidak telepas dari hukum pembangunan. Kita semua mengawal demokrasi pembangunan mari sama kita benahi prilaku, demokrasi tidak terlepas dari pada sistem yang ada sebuah aturan dan ketentuan yang mengikat,”

Sementara, Inspektorat Pemkot Prabumulih Indra Bangsawan mengingatkan pada para pejabat ASN Prabumulih, untuk selalu membuka diri menerima kehadiran para wartawan saat mereka tengah bertugas mencari berita.

“Tidak usah ragu bapak ibu sekalian, apa lagi sampai mau tutup pintu rapat rapat saat dihampiri rekan media. Mereka dibekali oleh kode etik jurnalis, sampaikan apa yang memang perlu disampaikan dengan penuh kesantunan, apalagi kalau itu berkenaan dengan kemajuan serta pembangunan kota yang kita cintai ini,” pungkas Bang IB sapaanya.

Penulis: Andri Bara

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait