BERITA TERKINI

Respon Rumah Guru Ngaji Hampir Roboh, PPMI Sumsel Berikan Bantuan

×

Respon Rumah Guru Ngaji Hampir Roboh, PPMI Sumsel Berikan Bantuan

Sebarkan artikel ini

Reporter : Reza Fajri

PALEMBANG, Mattanews.co – Melihat rumah guru ngaji yang nyaris roboh, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) (Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) Sumatera Selatan (Sumsel) respon cepat. Jajarannya langsung mendatangi dan memberikan bantuan alakadarnya ke Guru TPA Al Ma’una, Farida Indriani (46) warga Jalan mayor Zen Kelurahan Sungai Lais, Kecamatan Kalidoni, Minggu (31/05/2020) siang.

“Saya dulu tinggal di rumah ini bersama ibu saya, tetapi orang tua saya sudah meninggal pada tahun 2017 silam, sampai saat ini saya masih tetap bertahan hidup sendirian dan mandiri di rumah miring ini,” ujar Farida saat ditemui di kediamannya.

Dikatakan Fadira, dirinya menghaturkan ucapan terima kasih, karena kemarin sudah ada Bapak Sekda Kota Palembang, Ratu Dewa dan pihak Kecamatan Kalidoni, Kelurahan Sungai Lais, mensurvey rumahnya dan mensuport untuk proses pembedahan rumah.

“Insya Allah setelah covid-19 selesai pihak Basnaz akan segera mengevakuasi rumah ini,” imbuhnya.

Sementara Itu, Ketua Umum DPW PPMI Sumsel, Charma Afrianto mengatakan, pihaknya kembali bergerak setelah keluarnya pengumuman pemerintah pusat maupun Pemkot Palembang.

“PPMI menilai pemerintah harus terus bergerak, jangan sampai berhenti karena efek domino dari wabah pandemi penyakit Covid-19 ini terus berlanjut terhadap perekonomian seluruh masyarakat Indonesia ini,” ujar Charma saat ditemui di lokasi.

Dikatakan Charma, PPMI Sumsel Peduli akan selalu bergerak jangan pernah berhenti peduli terhadap sesama, karena ini telah menjadi program tahunan. Program PPMI Sumsel di Tahun 2020 lebih fokus kepada pemberian bantuan terhadap sesama yang memang sangat membutuhkan.

“Kita melihat masih banyak buruh yang di pecat, masih banyak buruh yang di PHK kemudian rakyat miskin kota semakin bertambah, untuk itu PPMI Sumsel mengajak semua pihak untuk tidak berhenti dan terus bergerak, karena wabah covid-19 ini saja memberikan bantuan, tetapi setelah nya masih akan terus bergerak demi menjaga keseimbangan kehidupan perekonomian di Indonesia ini khususnya di Kota Palembang,” pungkasnya.

Editor : Selfy