BERITA TERKINI

Sidak Kantor PDAM, Ketua Komisi C DPRD Tulungagung Sebut Kata Kesandung, Ada Apa?

×

Sidak Kantor PDAM, Ketua Komisi C DPRD Tulungagung Sebut Kata Kesandung, Ada Apa?

Sebarkan artikel ini
Komisi C DPRD Tulungagung saat mendengarkan pemaparan dari Ketua SPI Perumdam Tirta Cahya Agung di auditorium setempat, Senin (10/1) Foto: Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung Asrori, S.H., menyebut kesandung merupakan pembelajaran terbaik.

Hal itu diungkapkan usai melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke kantor Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Cahya Agung Tulungagung sebagai mitra kerja Komisi C, Senin (10/1/2022) Pagi.

“Jadi begini, awal tahun sidak ke kantor Perumdam Tirta Cahya Agung Tulungagung sekaligus memberikan suport kepada mitra Komisi C,” kata Politikus Partai Golkar itu.

Ia menambahkan, kunjungan kerja ke kantor Perumdam Tirta Cahya Agung memastikan manajemen agar tidak menjadi trauma atas kejadian yang menimpa perusahaan berplat merah itu.

Seperti diketahui, Kejaksaan Negeri Tulungagung menetapkan Direktur Utama Perumdam Tirta Cahya Agung Haryono sebagai tersangka korupsi sambungan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) tahun 2016-2018, Rabu (22/12/2021).

“Kadang kala pelajaran terbaik bukan berarti kita berhadapan dengan hal yang baik, kesandung merupakan hal baik,” tambah Mantan Kades Tiudan Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung itu.

“Mudah-mudahan semua saling berbenah. Monggo (Mari.red) manajemen harus ditata ulang dengan baik selanjutnya kita harus menata untuk rencana bisnis 5 tahun kedepan,” imbuhnya.

Beberapa catatan di tahun 2021, lebih lanjut Legislator Partai Golkar Dapil V Kabupaten Tulungagung itu menjelaskan, mendengarkan pemaparan dari Kepala Satuan Pengawas Intern (SPI) Perumdam Tirta Cahya Agung diantaranya terkait kontribusi dalam menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tulungagung.

“Kita berikan apresiasi kepada Perumdam Tirta Cahya Agung ditahun 2021 melampaui target yaitu 400 jutaan dari target awal angka 200-300 juta,” terangnya.

“Namun demikian, kesulitan menata manajemen bersama-sama itu yang kita harapkan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala SPI Perumdam Tirta Cahya Agung Kabupaten Tulungagung Irwan Miswantoko mengatakan hal serupa dengan adanya kunjungan Komisi C DPRD Tulungagung bisa membantu dan memperbaiki dalam hal pelayanan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak-bapak dari Komisi C atas kunjungannya,” katanya.

“Berharap kepada Komisi C dapat membantu dalam hal penyertaan modal dan lain sebagainya. Sekaligus mohon bantuannya saat ini kami sudah mengusung perencanaan bisnis untuk 5 tahun mendatang,” imbuhnya.

Ia menambahkan, rencana bisnis di tahun 2022 terkait pengembangan jaringan. Disamping itu ada penambahan debet di wilayah Kedungpanas sampai Jatiwekas kurang lebih sekira 10 kilometer itu nanti kita pakai pipa PE.

Ada perubahan jaringan di wilayah Rejotangan, dari tempat tersebut kemarin pipa kita itu ASP dan di cabang Rejotangan itu bantuan dari Dinkes Tulungagung. Karena pipa kita sudah mulai uzur dan tua waktunya untuk diganti.

“Pada intinya, dengan pemaparan tersebut kita membutuhkan pendampingan dana dari APBN 60 persen sedangkan dari APBD 40 persen,” sambungnya.

Pantauan yang dihimpun mattanewsmco usai sidak ke kantor Perumdam Tirta Cahya Agung Tulungagung, rombongan Komisi C melanjutkan ke Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung.