Skenario Injury Time Panwascam Mesuji Raya, Bawaslu OKI Terkesan Pasang Badan

MATTANEWS.CO, OKI – Meski telah dilantik sekitar pertengahan Oktober lalu, namun hingga saat ini komisioner Panwascam Mesuji Raya, yakni Firdaus Setya Bakti dan Hartono belum mengundurkan diri. Keduanya diketahui menjabat Sekretaris Desa Cipta Sari dan Sekretaris Desa Kemang Indah.

Dibalik skenario rangkap jabatan tersebut, sinyalemen dugaan transaksional jabatan bernilai hingga mencapai belasan juta Rupiah tak urung muncul ke permukaan. Kendati hal ini harus dibuktikan lebih lanjut. Sebaliknya, sinyalemen uang pelicin ini sendiri, bisa jadi salah satu penyebab Bawaslu OKI terjebak dalam situasi dilematis.

“Penilaian publik tersebut wajar saja muncul. Mengingat bila Bawaslu OKI terbebas kepentingan seperti yang dimaksud, mestinya ketegasan telah tegak disana,” kata Pemerhati Politik Trisno Okonisator di Kayuagung Rabu (28/12/2022).

Ia lantas mengutarakan alasan logis. Menurut dia, dengan seolah-olah pasang badan, Bawaslu telah menggadaikan integritas Pemilu jujur dan adil hanya karena segelintir oknum.

“Sekarang ini bukan waktunya lagi mengimbau atau cuma pasrah menunggu surat pengunduran diri dari kedua oknum komisioner Panwascam Mesuji Raya itu. Semakin aneh, walaupun jelas telah terjadi tindak pelanggaran peraturan, namun Bawaslu OKI seperti ketakutan sendiri untuk menjatuhkan sanksi,” ujarnya.

Terlebih lagi, menurut Trisno, oleh rangkap jabatan tersebut, yang bersangkutan telah menerima penghasilan ganda berasal dari anggaran pemerintah yang sama.

“Tugas perangkat Desa secara garis besar adalah pelayanan sesuai Undang-undang Desa Nomor 6 Tahun 2014. Tugas demikian tidak boleh diganggu dan tidak bisa diwakilkan kepada siapa pun. Sedangkan, jabatan Komisioner Panwascam, dengan tugas utama adalah pengawasan. Bukan pelayanan berdasarkan Undang-undang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Nekat sekali kalau aturan-aturan itu masih saja dikangkangi,” ungkapnya.

Berbanding terbalik dengan desakan terciptanya penyelenggara Pemilu terbebas dari perbuatan melanggar hukum. Hingga berita ini ditayangkan, surat pernyataan dari kedua oknum komisioner Panwascam tak kunjung diperoleh. Instrumen pengawas Pemilu tingkat Kabupaten ini terkesan hanya bisa pasrah menunggu surat pernyataan tiba.

Bacaan Lainnya

Hal itu disampaikan Ketua Bawaslu OKI Ihsan Hamidi. Menurut dia, surat pernyataan tersebut telah dibuat oleh bersangkutan, akan tetapi menurut Ihsan, saat ini pihaknya masih akan tetap menunggu.

“Iya, sampai sore ini belum menerima pengunduran diri yang bersangkutan. Tetapi sudah membuat pernyataan akan menyampaikan secepatnya,” tandasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait