Reporter : Ari
MUARA ENIM, Mattanews.co – Diduga kecewa karena pengelolaan Dana Desa (DD) yang tidak transparan serta bantuan langsung tunai (BLT) yang tidak tepat sasaran, ratusan warga Desa Pinang Banjar Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim geruduk rumah Kepala Desa (Kades), Rabu (20/05/2020) pukul 00.30 WIB dini hari tadi.
Saat kejadian, sempat terjadi amuk massa yang menyebabkan kaca jendela rumah Kepala Desa rusak dan Kadesnya nyaris jadi korban pengeroyakan warganya sendiri.
Beruntung tindakan anarkis warga cepat dilerai, lantaran sejumlah personil kepolisian dari Polsek Gelumbang dibantu juga Polsek Lembak dan Koramil Gelumbang serta Camat Gelumbang berusaha menenangkan warga yang emosi, sehingga aksi main hakim sendiri itu dapat dihindarkan.
Menurut salah satu warga Desa Pinang Banjar, Mat Napik (45) menjelaskan selain menuntut Kepala Desa mundur dari jabatannya, warga sekitar juga meminta kepada Bupati Muara Enim dan aparat penegak hukum untuk mengusut asset yang di miliki kepala desa tersebut, yang diduga berasal dari hasil korupsi selama menjabat Kepala Desa.
“Kami meminta supaya asset yang dimiliki kades ini untuk di usut tuntas sampai habis, Selama kades menjabat ada beberapa ruko yang dimilikinya yang terletak di Desa Talang-Taling,” ujarnya.
Akibat tuntutan tersebut, Kepala Desa Pinang Banjar, Jon Kenedi menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Kepala Desa Pinang Banjar, Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim.
“Bismillahirohmannirohim, saya atas nama Kepala Desa Pinang Banjar, mulai saat ini siap dan bersedia mengundurkan diri dari jabatan. Jabatan kades selanjutnya akan diserahkan kepada penggantinya. Soal aset desa itukan ada di desa, Tapi semua inventaris dan surat-surat aset desa akan saya serahkan,” ujar Jon Kenedi dihadapan warga desa.
Menyikapi hal tersebut, Camat Gelumbang, Syarkowi S Sos akan segera mengambil tindakan cepat, karena dengan mundurnya Kades Pinang Banjar maka segera akan dicari penggantinya.
“Sebab, di desa tidak boleh ada kekosongan jabatan pemerintahan, Akan kita proses pengunduran dirinya, dan akan kita laporkan ke bapak Bupati Muara Enim,” pungkasnya.
Editor : Anang














