Terkait Pembelajaran Tatap Muka di Palembang dan Linggau

  • Whatsapp

Report: EP

PALEMBANG,Mattanews.co – Pelaksanaan pembelajaran tatap muka terutama di Lubuk Linghau (LLG) dan Palembang, perlu ada pertimbangan kembali. Karena menurut Ketua DPRD Sumsel Hj Anita Noeringhati, Senin (24/11/2020) kemarin, berdasarkan grafik penyebaran covid-19 di Linggau dan Palembang masih sangat tinggi.

Sedangkan anak-anak, terutama tingkat SD dan Taman Kanak-Kanak, belum tentu bisa mematuhi protokol kesehatan.

“Anak-anak mungkin bisa diatur, tapi apakah bisa mereka disiplin mematuhi protokol kesehatan lagi anak-anak sudah lama tidak bertemu, ingin bermain dengan teman,” jelas Anita.

Anita mengatakan, kita tidak bisa menganggap remeh virus ini, karena pada kenyataannya covid banyak memakan korban. Untuk itu beliau sebagai wakil rakyat tetap disiplin menerapkan 3W.

“Sekarang ini bukan lagi 3m namun tiga wwe itu, wajib menggunakan masker, wajib menjaga jarak, dan wajib mencuci tangan untuk memberikan rantai penularan virus corona,” jelasnya.

Bahkan satu upaya pihak DRPD Provinsi untuk mengajak masyarakat dalam meningkatkan disiplin mentaati aturan sebagai upaya pencegahan dan penularan virus corona. Akan mengesahkan Perda tentang peningkatan kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan.

“Sebagai wujud kepedulian kita, kita akan mengesahkan Perda tentang peningkatan kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan. Yang akan disahkan pada 4 desember ini,” tandasnya.

Sementara mengenai harapannya kepada para Guru di Hari Guru Nasional 2020, agar dapat memaksimalkan bantuan dari pemerintah. Untuk melaksanakan pembelajaran dari jarak jauh. Adanya dana Bantuan Operasional Sekolah (Bos), juga merupakan upaya pemerintah untuk mensukseskan dunia pendidikan.

“Karena itu manfaatkanlah semaksimal mungkin, terutama untuk guru yang sudah mendapatkan bantuan pakai internet. Dalam mensukseskan belajar dari jarak jauh,” tandasnya.

Editor: Fly

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *