Uji Publik Rancangan Penataan Dapil, Ketua DPC Gerindra Tulungagung Setuju Tujuh Dapil, Ini Tanggapan KPU

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG– Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Ahmad Baharudin menyetujui adanya rancangan penataan Daerah Pemilihan (Dapil) menjadi tujuh.

Diketahui, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tulungagung menggelar Uji Publik Rancangan Penataan Daerah Pemilihan (Dapil) dan Alokasi kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat dalam persiapan Pemilu 2024 bertempat di Ballroom Hotel Crown Victoria setempat, Senin (12/12/2022).

Pernyataan ini dilontarkan Pria yang juga sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tulungagung pada saat KPU membuka sesi diskusi bersama pimpinan partai politik, lembaga swadaya masyarakat, organisasi kemasyarakatan, berikut undangan lainnya.

“Pada intinya, kami (Partai Gerindra) setuju jika ada penataan Dapil menjadi 7,” ucap Udin lebih akrab disapa itu dihadapan audiens sembari diberikan aplaus itu.

“Tapi, jika memang Dapil tidak berubah kami tidak mempermasalahkan hal itu,” imbuhnya.

Menurut Udin, pihaknya membeberkan beberapa alasan sehingga menyetujui dalam rancangan penataan Dapil menjadi tujuh.

Disamping itu, dengan bertambahnya jumlah Dapil di Tulungagung, ia memandang rakyat semakin mudah dalam menyuarakan aspirasi untuk keterwakilanya di DPRD Tulungagung.

“Kami anggap sangat relevan, melihat kondisi geografis Tulungagung sehingga kami usulkan menjadi 7 Dapil. Namun demikian, saya ulang sekali lagi jika kemudian nanti jumlah Dapil tidak berubah tidak mempermasalahkan juga,” tukas Pria yang digadang-gadang akan maju sebagai kandidat Wakil Bupati pada Pemilihan Bupati pada tahun 2024 itu.

Bacaan Lainnya

Tempat sama, Divisi Teknis Penyelenggara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tulungagung Muchamad Arif mengatakan pihaknya akan menampung semua aspirasi yang disampaikan berkaitan dalam rancangan penataan Dapil.

“Semua masukan maupun aspirasi dari hadirin baik dari partai politik, lembaga swadaya masyarakat, akademisi, maupun undangan lainnya kami akan tampung,” katanya.

Dia menambahkan pihaknya dalam Uji Publik ini menawarkan perubahan jumlah Dapil menjadi enam atau tujuh.

Dalam hal ini, pihaknya membuat rancangan penataan Dapil sebenarnya adanya kesempatan seperti diamanatkan dalam Undang-undang bahwasanya penyelenggara Pemilu diperbolehkan dalam upaya mewujudkan yang lebih baik.

“Pada intinya, semua masukan, aspirasi, maupun saran kami tampung semuanya, selanjutnya hasilnya nanti disampaikan ke Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia,” tambahnya.

“Tadi ada 3 parpol yang tidak dukung adanya perubahan Dapil, mereka berharap jumlah Dapil tetap 5 dalam Pemilu 2024. Selain itu, ada juga yang setuju Dapil menjadi 7,” sambungnya.

“Sekali lagi, dalam uji publik ini semuanya kami tampung, selanjutnya di laporkan ke KPU RI melalui prosedur dan mekanisme, lalu keputusan tetap berada di KPU RIRI,” kata Arif menambahkan.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait