Update Data Kasus dan Vaksinasi Covid-19 DKI Jakarta Per 4 April 2021

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, JAKARTA– Pemprov DKI Jakarta mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan 3M, lentaran kasus positif COVID-19 yang masih terus bertambah. Kendati Pemprov DKI Jakarta terus meningkatkan 3T, diperlukan kerja bersama masyarakat untuk memutus mata rantai penularan virus ini.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data yang terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 9.654 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 6.950 orang PCR dites hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 736 positif dan 6.214 negatif. Selain itu dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 2.216 orang dites, dengan hasil 51 positif dan 2.165 negatif.

“Untuk menilai tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 324.009. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 63.269. Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 339 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 6.541 orang yang masih dirawat atau isolasi, “ungkapnya, dikutip dari siaran pers PPID Pemprov DKI Jakarta, Minggu (4/4/2021).

Sedangkan, kasus jumlah Konfirmasi total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 386.466 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua telah dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah kasus positif, total orang dinyatakan sembuh sebanyak 373.565 dengan tingkat kesembuhan 96,7%, dan total 6.360 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7%. 

Untuk tingkat kepositifan atau proporsi kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 10,7%, sedangkan proporsi kasus positif secara total sebesar 11,2%. WHO juga menetapkan standar proporsi kasus positif tidak lebih dari 5%.

Sementara itu, proses vaksinasi juga masih berkelanjutan. Adapun jumlah sasaran vaksinasi tahap 1 dan 2 (tenaga kesehatan, lansia, dan pelayan publik) sebanyak 3.000.689 orang. Total vaksinasi dosis 1 saat ini sebanyak 1.339.471 orang (44,6%) dan total vaksinasi dosis 2 kini mencapai 494.227 orang (16,5%).

Rinciannya, yaitu untuk tenaga kesehatan, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 121.845 orang (108,5%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 105.485 orang (93,9%), dengan target vaksinasi sebanyak 112.301 orang. Sebagai tambahan informasi, terdapat perbaikan sistem pada situs KPCPEN yang mana sempat terjadi duplikasi NIK pada hasil vaksinasi tenaga kesehatan dan telah dilakukan perbaikan data. Soal, terjadi penurunan data jumlah tenaga kesehatan yang divaksin.

Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 487.262 orang (53,4%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 83.140 orang (9,1%), dengan target vaksinasi sebanyak 911.631 orang. Pada kelompok pelayan publik, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 730.364 orang (36,9%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 305.602 orang (15,5%), dengan target vaksinasi sebanyak 1.976.757 orang.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait