Update Perkembangan Kasus dan Vaksinasi Covid-19 DKI Jakarta Per 18 April 2021

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, JAKARTA– Pemprov DKI Jakarta mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan 3M, lentaran kasus positif COVID-19 yang masih terus bertambah. Kendati Pemprov DKI Jakarta terus meningkatkan 3T, diperlukan kerja bersama masyarakat untuk memutus mata rantai penularan virus ini.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data yang terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 8.437 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 6.749 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 950 positif dan 5.799 negatif. Selain itu dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 3.001 orang dites, dengan hasil 88 positif dan 2.913 negatif.

“Untuk menilai tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 339.762. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 67.211. Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 29 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 6.924 orang yang masih dirawat atau isolasi,” ungkapnya, dikutip dari siaran pers PPID Pemprov DKI Jakarta, Minggu (18/4/2021).

Sedangkan, kasus jumlah Konfirmasi total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 399.075 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua telah dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah kasus positif, total orang dinyatakan sembuh sebanyak 385.615 dengan tingkat kesembuhan 96,6%, dan total 6.536 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7%. 

Untuk tingkat kepositifan atau proporsi kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 9,6%, sedangkan proporsi kasus positif secara total sebesar 11%. WHO juga menetapkan standar proporsi kasus positif tidak lebih dari 5%.

Sementara itu, proses vaksinasi juga masih berkelanjutan. Adapun jumlah sasaran vaksinasi tahap 1 dan 2 (tenaga kesehatan, lansia, dan pelayan publik) sebanyak 3.000.689 orang. Total vaksinasi dosis 1 saat ini sebanyak 1.641.932 orang (54,7%) dan total vaksinasi dosis 2 kini mencapai 849.048 orang (28,3%).

Rinciannya, yaitu untuk tenaga kesehatan, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 125.188 orang (111,5%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 109.105 orang (97,2%), dengan target vaksinasi sebanyak 112.301 orang.

Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 549.011 orang (60,2%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 278.295 orang (30,5%), dengan target vaksinasi sebanyak 911.631 orang. Pada kelompok pelayan publik, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 967.733 orang (49%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 461.648 orang (23,4%), dengan target vaksinasi sebanyak 1.976.757 orang.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait