Update Perkembangan Kasus dan Vaksinasi Covid-19 DKI Jakarta Per 6 April 2021

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, JAKARTA– Pemprov DKI Jakarta mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan 3M, lentaran kasus positif Covid-19 yang masih terus bertambah. Kendati Pemprov DKI Jakarta terus meningkatkan 3T, diperlukan kerja bersama masyarakat untuk memutus mata rantai penularan virus ini.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data yang terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 13.082 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 10.465 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 487 positif dan 9.978 negatif. Selain itu dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 4.373 orang dites, dengan hasil 75 positif dan 4.298 negatif.

“Untuk menilai tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 325.645. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 65.395. Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 58 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 6.017 orang yang masih dirawat atau isolasi,” ungkapnya, dikutip dari siaran pers PPID Pemprov DKI Jakarta, Selasa (6/4/2021).

Sedangkan, kasus jumlah Konfirmasi total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 387.476 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua telah dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah kasus positif, total orang dinyatakan sembuh sebanyak 375.080 dengan tingkat kesembuhan 96,8%, dan total 6.379 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7%. 

Untuk tingkat kepositifan atau proporsi kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 9,8%, sedangkan proporsi kasus positif secara total sebesar 11,2%. WHO juga menetapkan standar proporsi kasus positif tidak lebih dari 5%.

Sementara itu, proses vaksinasi juga masih berkelanjutan. Adapun jumlah sasaran vaksinasi tahap 1 dan 2 (tenaga kesehatan, lansia, dan pelayan publik) sebanyak 3.000.689 orang. Total vaksinasi dosis 1 saat ini sebanyak 1.387.188 orang (46,2%) dan total vaksinasi dosis 2 kini mencapai 546.103 orang (18,2%).

Rinciannya, yaitu untuk tenaga kesehatan, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 122.092 orang (108,7%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 106.037 orang (94,4%), dengan target vaksinasi sebanyak 112.301 orang.

Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 493.235 orang (54,1%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 109.251 orang (12,0%), dengan target vaksinasi sebanyak 911.631 orang. Pada kelompok pelayan publik, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 771.861 orang (39,0%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 330.815 orang (16,7%), dengan target vaksinasi sebanyak 1.976.757 orang.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait