Update Perkembangan Kasus dan Vaksinasi Covid-19 DKI Jakarta Per 8 April 2021

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, JAKARTA– Pemprov DKI Jakarta mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan 3M, lentaran kasus positif COVID-19 yang masih terus bertambah. Kendati Pemprov DKI Jakarta terus meningkatkan 3T, diperlukan kerja bersama masyarakat untuk memutus mata rantai penularan virus ini.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data yang terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 12.804 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 9.603 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.239 positif dan 8.364 negatif. Selain itu dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 4.306 orang dites, dengan hasil 96 positif dan 4.210 negatif.

“Untuk menilai tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 327.549. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 61.896. Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 601 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 6.897 orang yang masih dirawat atau isolasi,” ungkapnya, dikutip dari siaran pers PPID Pemprov DKI Jakarta, Kamis (8/4/2021).

Sedangkan, kasus jumlah Konfirmasi total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 389.577 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua telah dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah kasus positif, total orang dinyatakan sembuh sebanyak 376.270 dengan tingkat kesembuhan 96,6%, dan total 6.410 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7%. 

Untuk tingkat kepositifan atau proporsi kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 10,0%, sedangkan proporsi kasus positif secara total sebesar 11,2%. WHO juga menetapkan standar proporsi kasus positif tidak lebih dari 5%.

Sementara itu, proses vaksinasi juga masih berkelanjutan. Adapun jumlah sasaran vaksinasi tahap 1 dan 2 (tenaga kesehatan, lansia, dan pelayan publik) sebanyak 3.000.689 orang. Total vaksinasi dosis 1 saat ini sebanyak 1.436.663 orang (47,9%) dan total vaksinasi dosis 2 kini mencapai 619.311 orang (20,6%).

Rinciannya, yaitu untuk tenaga kesehatan, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 122.553 orang (109,1%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 106.800 orang (95,1%), dengan target vaksinasi sebanyak 112.301 orang.

Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 500.370 orang (54,9%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 142.698 orang (15,7%), dengan target vaksinasi sebanyak 911.631 orang. Pada kelompok pelayan publik, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 813.740 orang (41,2%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 369.813 orang (18,7%), dengan target vaksinasi sebanyak 1.976.757 orang.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait