Reporter : Edo
Sulawesi Barat, Mattanews.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) mempunyai cara unik untuk menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan ke para pekerja di Sulbar.
Dalam acara gathering yang digelar BPJS Ketenagakerjaan Sulbar, Wakil Gubernur (Wagub) Sulbar Enny Anggraeni Anwar menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan ke 20.035 pekerja se-Sulbar di Pulau Karampuang.
Kegiatan ini disertai dengan penanaman bibit terumbu karang di perairan Pulau Karampuang, Rabu, 20 November 2019.
Wagub Sulbar Enny Anggraeini Anwar mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian sinergi kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan Badan Usaha peserta BPJS Ketenagakerjaan se -Provinsi Sulbar.
Acara ini juga dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan program sistem jaminan sosial, sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 dan Undangan-undang Nomor 24 Tahun 2011.
“Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang pertama kali dilakukan di Sulbar dan menjadi momen untuk memperkenalkan Sulbar ke tingkat nasional,” ujarnya, Rabu (20/11/2019)..
Dia berharap masyarakat Pulau Karampuang selalu menjaga daerahnya. Baik dari kebersihan dan keamanan. Sehingga Pulau Karangpuang dapat lebih dikenal sebagai pulau wisata populer dan bisa mendunia.
Pemprov Sulbar memberikan dukungan dan apresiasi atas program BPJS Ketenagakerjaan. Melalui kegiatan ini, turut mendukung upaya perluasan cakupan kepesertaan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
“Ini bertujuan sebagai peningkatan derajat kesejahteraan masyarakat dan pekerja. Serta melakukan terobosan dan inovasi untuk meningkatkan citra dan mengharumkan nama Sulawesi Barat di tingkat nasional,” ucapnya.
“Kegiatan ini melibatkan semua unsur terutama dari perusahaan. Insya Allah kedepan kita akan membuat suatu inovasi baru dan BPJS juga akan semakin terkenal,” katanya.
Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi-Maluku Toto Suharto, menyampaikan, acara ini menjadi agenda silaturrahmi bagi seluruh stakeholder terkait. BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk melindungi seluruh pekerja.
Karena, jika terjadi resiko sosial, segala kecemasan dapat ditanggulangi dan keluarga agar bisa merasa aman.
“Program ini memiliki banyak manfaat bagi para pekerja, salah satunya bisa mencegah angka kemiskinan karena adanya jaminan kesosialan,” ujarnya.
BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan empat program yaitu , jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua dan jaminan pensiun.
Jaminan ini adalah perlindungan sosial sekaligus hak pokok para pekerja, baik formal maupun informal. Setiap pemerintah daerah diminta untuk turut menyukseskan program BPJS.
Yaitu dengan membuat kebijakan yang mengarah pada perlindungan ketenagakerjaan, demi terciptanya keadilan sosial bagi seluruh masyarakat pekerja di Sulbar.
“Penyerahan simbolis kartu peserta dilakukan dan diberikan di bawah air. Kedepannya kita harapkan sinergitas yang lebih baik dan hal ini merupakan awal pertemuan kita,” katanya.
Editor : Nefri














